MANADOPOST. ID– Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow kembali melakukan langkah strategis dalam memperkuat kualitas birokrasi dan pelayanan publik. Senin (18/5/2026), pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat digelar di Kantor Bupati Bolaang Mongondow dengan fokus utama pada penguatan sektor pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi bersama Wakil Bupati Dony Lumenta. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat fungsional dipimpin langsung oleh Wakil Bupati.
Pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi pemerintahan melalui rotasi jabatan serta penunjukan pelaksana tugas di lingkungan Pemkab Bolmong. Kebijakan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bolaang Mongondow Nomor 821.2/B.03/BKPP/SK/05/2026 tertanggal 18 Mei 2026.
Namun lebih dari sekadar rotasi jabatan, momentum tersebut juga menjadi penegasan arah kebijakan pemerintahan Yusra-Dony yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelayanan dasar, khususnya kesehatan. Dalam sambutan Bupati yang dibacakan pada acara tersebut, ditegaskan bahwa aparatur kesehatan harus mampu menghadirkan pelayanan yang optimal, merata, dan profesional kepada masyarakat. Pegawai kesehatan juga diminta terus meningkatkan kompetensi dengan menyelaraskan tingkat pendidikan dan kepangkatan demi menunjang profesionalisme kerja.
“Pelayanan yang prima dan baik sangat krusial dalam membangun kembali serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.
Bupati juga mengingatkan bahwa kritik dari masyarakat harus dijadikan bahan evaluasi demi menghadirkan pelayanan yang lebih baik, bukan justru dihindari. Seluruh pejabat dan aparatur yang dilantik diminta mampu bekerja maksimal sesuai amanah yang diberikan.
Menariknya, dalam arahannya, Bupati Yusra Alhabsyi turut menekankan pentingnya perubahan sikap atau attitude change di kalangan aparatur pemerintahan. Menurutnya, keberhasilan pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga komitmen, sinergi, dan budaya saling mendukung antarpegawai.
Ia menilai, apabila sektor fundamental seperti pendidikan dan kesehatan berhasil diperkuat, maka dampaknya akan ikut mendorong kemajuan sektor lainnya di Kabupaten Bolaang Mongondow.(*)