Perempuan Asal Bolmut Positif Terpapar Bakteri Antraks, Begini Hasil Tracking Petugas
Clavel Lukas• Kamis, 13 April 2023 | 12:04 WIB
Tim Kesehatan Hewan dan P2 dan Wabah Dinkes Bolmut ketika melakukan tracking di BintaunaMANADOPOST.ID - Warga di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) kembali dihebohkan oleh penemuan kasus yang diduga antrax. Hal ini diketahui setelah perempuan asal Desa Bunia Kecamatan Bintauna beriniial MD (28) divonis positif terkena bakteri Antraks. Data yang dihimpun Manado Post menyebutkan, sebelum dirujuk ke RSUD Dunda Gorontalo, pasien sempat ditangani Puskesmas Bintauna dengan keluhan sakit kepala, demam, batuk, kejang-kejang sampai penurunan kesadaran kurang lebih sembilan jam. Sehingga Pasien di rujuk ke RSUD Bolmut. Melihat kondisi pasien yang semakin memburuk, oleh tim medis Bolmut langsung melakukan rujukan kembali ke RSUD MM Dunda Limboto Provinsi Gorontalo untuk pemeriksaan dan penanganan lanjutan. Berdasarkan laporan surveilans petugas medis membenarkan jika adanya 1 kasus kejadian antraks yang berasal Kabupaten Bolmut dngan hasil tracking kasus antara lain wawancara petugas dengan suami pasien yang mendapatkan data adanya riwayat konsumsi produk olahan daging (bakso daging sapi) selama tiga hari berturut-turut dalam tempo satu minggu terakhir. Sementara berdasarkan wawancara petugas kesehatan dengan keluarga dekat pasien (kakak) di dapatkan informasi adanya riwayat perjalanan keluar daerah yaitu ke Gorontalo dalam 1 minggu terakhir sebelum timbul gejala. Terpisah, Kepala Bidang Peternakan Bolmut Fudin Talibo SPT, mengaku jika pihaknya telah menurunkan tim yang bekerja sama dengan Bidang P2 dan Wabah Dinkes Bolmut untuk melakukan tracking di seputar kediaman pasien. Bahkan penyelidikan sampai di rumah-rumah potong hewan yang berada di wilayah Bintauna dan sekitarnya. Begitu juga di wlayah perbatasan baik Bolmut-Gorut maupun Bolmut-Bolmong sedang dilakukan penjagaan dan pemeriksaan ketat terhadap lalulintas ternak dan olahanya. "Petugas kami sudah diturunkan untuk melakukan tracking dan disiagakan di wilayah perbatasan untuk penjagaan lalulintas ternak dan bahan olahannya," ujar Talibo saat ditemui di kantornya (13/04).(satrin) Editor : Clavel Lukas