MANADOPOST.ID — Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bukan hanya menyimpan kekayaan alam, tetapi juga mulai melahirkan generasi muda bertalenta yang mencuri perhatian.
Salah satunya adalah Arung Larik Pramudya Rahman, siswa kelas 2 SDN 1 Buyat Dua. Di usia 7 tahun, Arung sudah menunjukkan ketertarikan kuat pada dunia sastra, khususnya puisi.
Kemampuannya membacakan puisi dengan ekspresif membuat namanya mulai dikenal di berbagai kegiatan formal maupun perlombaan.
Dalam beberapa kesempatan, Arung dipercaya tampil di acara resmi yang dihadiri tokoh-tokoh nasional. Seperti Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon hingga Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad dan Gubernur Sulut Yulius Selvanus.
Meski masih seusia sekolah dasar, Arung tampil dengan percaya diri di hadapan tokoh-tokoh nasional tersebut.
Prestasinya juga tercatat di sejumlah perlombaan. Arung meraih Juara 1 Lomba Baca Puisi Semarak Kemerdekaan di SMP 1 Kotabunan pada Agustus 2025 dan Juara 2 Lomba Baca Puisi tingkat Karang Taruna Desa Buyat Tengah pada Mei 2025.
Capaian ini menunjukkan konsistensinya mengembangkan bakat, bukan sekadar coba-coba.
Bagi Arung, puisi bukan hanya soal tampil di panggung. Kegiatan ini menjadi sarana belajar percaya diri, berani tampil, dan mengekspresikan apa yang ia rasakan.
Di luar puisi, Arung juga aktif di berbagai kegiatan lain. Ia gemar melukis, bermain musik (drum dan perkusi), menyelesaikan rubik, serta berlatih taekwondo.
Baca Juga: Dibuka Bupati Yusra Alhabsyi, Pemkab Bolmong Mulai Laksanakan Pemetaan Profil Talenta ASN
Dari olahraga bela diri ini, ia telah meraih sabuk hijau.
Bakat seni Arung tumbuh dari lingkungan keluarga.
Ayahnya, Jamal Rahman Iroth, mantan Ketua KPU Boltim, juga memiliki ketertarikan kuat di bidang seni dan sastra. Tak ayal darah seni sang ayah mengalir di diri Arung.
Editor : Ayurahmi Rais