MANADOPOST.ID — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur terus mendorong percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari Program Strategis Nasional.
Wakil Bupati Argo V Sumaiku melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) untuk berkoordinasi dan berkonsultasi terkait berbagai kendala teknis yang masih dihadapi di daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Argo memaparkan kondisi terkini implementasi MBG di Boltim.
Ia menegaskan kunjungan ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Koordinasi ini penting agar percepatan penyelesaian kendala teknis di lapangan bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Argo menjelaskan, saat ini telah ditetapkan tujuh Dapur MBG Aglomerasi di Boltim. Namun, baru satu dapur yang beroperasi, sementara enam dapur lainnya belum berjalan.
Selain itu, terdapat empat titik Dapur MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang masih dalam tahap penyelesaian dan akan memasuki proses appraisal.
Kondisi ini dinilai berdampak pada keterlambatan optimalisasi layanan MBG bagi kelompok sasaran.
Permasalahan belum beroperasinya sebagian besar dapur aglomerasi menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat urgensi program dalam mendukung perbaikan status gizi dan kesehatan masyarakat.
Pemkab Boltim menilai percepatan operasional dapur menjadi kunci agar manfaat MBG dapat dirasakan secara merata.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala Bidang Organisasi dan Hubungan Kelembagaan BGN, Lodewyk Pusung, menegaskan bahwa pada tahun berjalan BGN bertindak sebagai pengelola program dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia dalam pelaksanaan MBG.
Ia menekankan pentingnya sikap proaktif pemerintah daerah dalam menyampaikan setiap persoalan di lapangan.
“Ini program dari Presiden Prabowo Subianto. Setiap kendala harus segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” tegasnya.
Dalam pertemuan itu, BGN juga memberikan sejumlah masukan, arahan, dan solusi strategis yang dapat menjadi bahan pertimbangan Pemkab Boltim, khususnya untuk mempercepat operasional Dapur MBG Aglomerasi serta memastikan kesiapan dapur di wilayah 3T. (Novianti Kansil)
Editor : Kenjiro Tanos