MANADOPOST.ID – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo menerima kunjungan kerja Anggota DPR RI Komisi V, Yasti Soepredjo Mokoagow, di Kantor Bupati Boltim, Sabtu (7/2/2026).
Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk membahas berbagai isu pembangunan, dengan fokus utama pada percepatan infrastruktur daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.
Ia menilai kehadiran langsung wakil rakyat dari Senayan menjadi kesempatan penting bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan aspirasi serta tantangan pembangunan yang dihadapi Boltim, terutama di tengah keterbatasan proyek fisik yang dirasakan hampir di seluruh daerah di Indonesia.
Menurut Oskar, kondisi pembangunan nasional turut berdampak pada daerah, sehingga diperlukan komunikasi intensif antara pemerintah pusat dan daerah.
Ia berharap jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dapat memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan strategis kepada Komisi V DPR RI, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur dasar.
Menanggapi hal tersebut, Yasti Soepredjo Mokoagow mengungkapkan bahwa sejumlah program infrastruktur yang sebelumnya telah dibahas mulai menunjukkan perkembangan positif.
Salah satunya adalah pembangunan jalan daerah dan jalan sentra tani di Boltim yang direncanakan terealisasi pada tahun 2026 dengan total anggaran sekitar Rp160 miliar.
Yasti menjelaskan, program tersebut telah masuk dalam green book Bappenas dan tinggal menunggu tahapan sosialisasi serta peninjauan lapangan.
Ia memperkirakan proses tender dapat dimulai paling lambat pada Mei atau Juni 2026, sehingga pekerjaan fisik segera berjalan di daerah.
Selain pembangunan jalan, Yasti juga menegaskan komitmennya untuk mendorong realisasi pembangunan jembatan gantung di Boltim.
Terkait program Inpres Jalan Daerah (IJD), ia menargetkan sekitar tiga paket pekerjaan dapat dilaksanakan.
Bahkan, pihaknya tengah memperjuangkan fleksibilitas lebar jalan agar disesuaikan dengan kondisi lapangan, sehingga panjang jalan yang dibangun bisa lebih maksimal tanpa membebani daerah dalam pembebasan lahan.
Ia menambahkan, usulan tersebut telah disampaikan langsung kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Dirjen Bina Marga dalam rapat resmi.
Yasti pun optimistis, selain program yang telah dibahas, masih ada peluang proyek IJD lain yang dapat direalisasikan di Boltim pada tahun ini, sembari berharap dukungan dan doa dari seluruh pihak agar usulan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana. (Novianti Kansil)
Editor : Kenjiro Tanos