MANADOPOST.ID - Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rosita Manoppo Pobela memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu Kabupaten, Rabu, (13/05) di lantai II kantor bupati.
Rapat tersebut digelar sebagai langkah konkret persiapan menghadapi Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Sulawesi Utara, sekaligus menindaklanjuti hasil koordinasi tingkat provinsi mengenai transformasi Posyandu melalui sinergitas 6 (enam) Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Dalam arahannya, Rosita menekankan bahwa Posyandu kini bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan dasar, melainkan pusat integrasi layanan yang mencakup enam bidang utama SPM, yakni Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat, serta Sosial.
"Posyandu memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar. Melalui peran aktif kader dan dukungan semua pihak, Posyandu diharapkan terus hadir memberikan pelayanan yang merata, dekat, dan berkualitas," ujar Rosita.
Ia juga mengajak seluruh instansi terkait untuk memperkuat kolaborasi, agar Posyandu di Boltim menjadi lebih inovatif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa hingga kecamatan.
"Mari bersama-sama kita perkuat sinergi dalam mendukung transformasi Posyandu. Terima kasih kepada seluruh Tim Pembina, para kader, serta semua pihak yang berkomitmen demi terwujudnya masyarakat Boltim yang sehat, sejahtera, dan berkualitas," tambahnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Boltim Rahman Hulalata yang turut hadir dalam rapat menuturkan, bahwa rakor ini merupakan instrumen penting dalam memperkuat sinergitas antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, guna mendukung keberhasilan program di lapangan.
"Tujuan utama kita adalah memperkuat sinergi antar SKPD. Sehingga transformasi Posyandu ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat di desa dan kecamatan,” pungkas Rahman. (Novianti Kansil)
Editor : Kenjiro Tanos