Upacara Harkitnas di Boltim Gaungkan Kebangkitan Digital, ASN Diajak Perkuat Solidaritas Bangsa
Kenjiro Tanos• Rabu, 20 Mei 2026 | 19:30 WIB
Upacara Harkitnas di Boltim
MANADOPOST.ID — Semangat kebangkitan nasional kembali digaungkan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) lewat upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang digelar di halaman Kantor Bupati Boltim, Rabu (20/5).
Upacara tersebut dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hendra Tangel, yang mewakili Bupati Boltim sebagai inspektur upacara.
Dalam kesempatan itu, Hendra membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Viada Hafid. Pemerintah menegaskan bahwa makna kebangkitan nasional saat ini tidak lagi hanya soal mempertahankan wilayah, tetapi juga menghadapi tantangan baru di era transformasi digital.
Tema Harkitnas tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, disebut menjadi pengingat pentingnya menjaga generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi global.
Dalam sambutan tersebut, Meutya menyinggung sejarah lahirnya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 sebagai titik awal tumbuhnya kesadaran nasional melalui perjuangan intelektual dan diplomasi bangsa.
“Bangsa Indonesia dituntut terus beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri,” kata Hendra saat membacakan sambutan menteri.
Pemerintah pusat juga menyoroti berbagai program strategis nasional di era Presiden Prabowo Subianto, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan sekolah rakyat dan sekolah garuda di wilayah afirmasi, hingga peningkatan kualitas guru dan layanan kesehatan gratis.
Selain itu, penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih turut menjadi fokus untuk memperluas akses masyarakat terhadap pupuk, modal usaha, distribusi hasil panen hingga kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Menutup sambutannya, Hendra mengajak seluruh elemen masyarakat Boltim, termasuk generasi muda, akademisi dan praktisi, untuk menjadikan Harkitnas sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial serta meningkatkan literasi digital demi mendukung pembangunan bangsa. (Novianti Kansil)