Kontingen Boltim Meluncur ke PENAS XVII, Bawa Misi Promosi Produk Unggulan dan SDM Petani-Nelayan
Kenjiro Tanos• Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:03 WIB
Pemkab Boltim melepas kontingen ke PENAS XVII di Gorontalo untuk mempromosikan potensi daerah dan meningkatkan daya saing petani-nelayan.
MANADOPOST.ID – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengirim delegasi terbaiknya untuk mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian dan perikanan.
Pelepasan kontingen dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Boltim, Jumat (19/6), dan dipimpin Sekretaris Daerah Moh Iksan Pangalima yang mewakili Bupati Boltim.
Dalam sambutannya, Iksan menyebut PENAS bukan sekadar agenda nasional bagi petani dan nelayan, tetapi juga menjadi wadah untuk menunjukkan kemampuan daerah dalam mengembangkan sektor unggulan yang menjadi penopang ekonomi masyarakat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Boltim terus mendorong penguatan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah. Karena itu, kehadiran delegasi Boltim di ajang nasional tersebut membawa misi memperkenalkan berbagai komoditas unggulan yang selama ini menjadi kekuatan daerah.
“Partisipasi ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor agraris dan maritim. Kami ingin menunjukkan bahwa petani dan nelayan Boltim memiliki kualitas serta kemampuan yang mampu bersaing di tingkat nasional,” kata Iksan.
Kontingen yang diberangkatkan terdiri dari petani tanaman pangan, pekebun, peternak, nelayan, hingga perwakilan kelembagaan ekonomi pertanian.
Selain membawa produk unggulan daerah untuk dipromosikan, mereka juga akan mengikuti berbagai kegiatan yang berfokus pada peningkatan kompetensi dan pengembangan jejaring kemitraan.
Melalui forum tersebut, peserta diharapkan dapat memperoleh pengetahuan baru mengenai teknologi pertanian dan perikanan, sekaligus menyerap berbagai inovasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas sektor riil di Boltim.
Pemkab Boltim menilai keikutsertaan dalam PENAS XVII menjadi langkah penting untuk memperluas akses pasar, memperkuat daya saing pelaku usaha pertanian dan perikanan, serta membuka peluang kerja sama yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah ke depan. (Novianti Kansil)