MANADOPOST.ID — Ribuan anggota Kaum Bapak Katolik (KBK) dari berbagai wilayah di Keuskupan Manado berkumpul di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dalam Konferensi VIII dan Pertemuan Raya KBK Tahun 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Paroki St. Fransiskus Xaverius Guaan, Rabu (1/7), menjadi ajang memperkuat kebersamaan sekaligus mempertegas peran umat Katolik dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.
Konferensi tersebut dibuka langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, yang hadir bersama Ketua TP-PKK Boltim Rosita Manoppo Pobela.
Dalam sambutannya, Oskar menilai pertemuan raya itu bukan sekadar agenda organisasi, melainkan wadah strategis untuk mempererat hubungan antarumat dan memperkuat semangat pelayanan di tengah masyarakat.
“Konferensi ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat semangat pelayanan, serta meneguhkan peran Kaum Bapak Katolik sebagai teladan dalam keluarga, penggerak kerukunan di tengah masyarakat, dan mitra pemerintah dalam membangun daerah yang damai, maju, serta sejahtera,” ujar Oskar.
Mengangkat tema “Kaum Bapak Katolik Keuskupan Manado Berjalan Bersama Menerangi Keluarga, Gereja dan Negara dalam Semangat Kasih Persaudaraan”, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan gagasan dan komitmen bersama dalam menjawab berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.
Menurut Oskar, keberadaan Kaum Bapak Katolik memiliki posisi penting dalam menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat.
Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, ia mengajak seluruh anggota KBK untuk terus menjadi teladan dalam membangun persatuan, memperkuat solidaritas, serta menjaga suasana yang sejuk dan kondusif.
“Kaum Bapak Katolik diharapkan terus menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas sosial, dan menghadirkan kesejukan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Boltim Argo V. Sumaiku yang juga menjabat sebagai Ketua KBK Paroki St Fransiskus Xaverius Guaan menyampaikan optimisme terhadap pelaksanaan konferensi tersebut.
Ia berharap seluruh agenda yang telah dirancang dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi organisasi maupun masyarakat.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan hasilnya juga memberikan manfaat yang baik bagi kita semua,” ujar Argo.
Konferensi VIII dan Pertemuan Raya KBK se-Keuskupan Manado turut dihadiri Uskup Keuskupan Manado Monsinyur Benedictus Estephanus Rolly Untu, Vikaris Episkopal Kevikepan Stella Maris Pastor Clemens Joy Derry, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, para pastor, frater, biarawan dan biarawati, tokoh agama, serta tokoh masyarakat dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.
Kehadiran peserta dari berbagai paroki menjadikan kegiatan tersebut tidak hanya sebagai forum organisasi, tetapi juga ruang memperkuat persaudaraan lintas wilayah dalam semangat kasih, pelayanan, dan kebersamaan. (Novianti Kansil)
Editor : Kenjiro Tanos