MANADOPOST.ID — Pernyataan seorang terduga pelaku yang disebut-sebut mengaku sebagai “anak bupati” dalam perkara dugaan pelecehan seksual berbuntut bantahan keras dari Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo.
Oskar memastikan sosok berinisial C tersebut bukan bagian dari keluarganya.
Oskar angkat bicara pada Senin (15/9) setelah informasi tersebut mencuat dan menjadi perhatian publik. Ia menegaskan, anak-anaknya saat ini sedang menempuh pendidikan di luar kota.
“Informasi itu tidak benar. Anak-anak saya saat ini sedang menempuh pendidikan di luar kota,” tegas Oskar.
Menurut Oskar, pencatutan nama dirinya maupun keluarga dalam perkara yang menyeret perempuan berinisial Mawar tersebut bukan persoalan sepele. Apalagi, informasi yang belum terbukti kebenarannya dapat berkembang menjadi persepsi keliru di tengah masyarakat.
Karena itu, Oskar membuka kemungkinan menempuh jalur hukum apabila pencatutan nama tersebut terbukti dilakukan secara sengaja dan mengarah pada pencemaran nama baik.
“Kalau memang informasi itu tidak benar dan merupakan pencemaran nama baik, tentu akan kami proses secara hukum,” ujarnya.
Oskar juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai informasi yang beredar sebelum terdapat kepastian berdasarkan fakta dan proses hukum.
Ia menyerahkan perkara dugaan pelecehan seksual tersebut kepada aparat penegak hukum untuk ditangani sesuai ketentuan.
“Biarkan aparat penegak hukum yang mengusut dan membuktikan siapa sebenarnya yang terlibat,” kata Oskar.
Sementara itu, perkara dugaan pelecehan seksual terhadap Mawar masih menjadi kewenangan aparat penegak hukum. Pengungkapan kasus akan bergantung pada keterangan para pihak serta alat bukti yang diperoleh dalam proses penyelidikan maupun penyidikan. (Novianti Kansil)
Editor : Kenjiro Tanos