MANADOPOST.ID - Rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di enam desa pesisir, disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut, menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur perikanan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Hal itu terlihat saat Tim KKP bertemu dengan Bupati Oskar Manoppo, di ruang kerjanya, Senin (28/9).
Dalam pertemuan tersebut, membahas tentang tipe pembangunan KNMP yakni di Desa Jiko Kecamatan Motongkad sebagai kawasan tipe Hub. Sementara untuk Desa Motongkad Selatan, Buyat Tengah, Matabulu Timur, Iyok, dan Loyow ditetapkan sebagai kawasan tipe Penyangga.
Pekerjaan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp27.908.899.000 miliar, bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, melalui DIPA Sekretariat Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap dengan nomor SP DIPA-032.03.I.238720/2026.
Pemerintah daerah menyatakan kesiapan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan melalui koordinasi dan sinergi dengan KKP, serta pihak pelaksana pekerjaan.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal, memenuhi standar mutu dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat di setiap desa penerima program.
Melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini, Pemkab Boltim berharap fasilitas dan infrastruktur perikanan di kawasan pesisir semakin berkembang.
Program ini juga diharapkan membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat serta memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu potensi unggulan daerah. (Novianti Kansil)
Editor : Kenjiro Tanos