Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda, Bupati Oskar Bacakan Sambutan Menpora RI

Kenjiro Tanos • Dipublikasikan Senin, 2 November 2026 | 16:13 WIB
Bupati Oskar Manoppo pimpin upacara HSP ke-98 di Boltim, serukan pemuda patriotik, gigih, dan berempati.
Bupati Oskar Manoppo pimpin upacara HSP ke-98 di Boltim, serukan pemuda patriotik, gigih, dan berempati.

 

MANADOPOST.ID - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98, di Halaman Kantor Bupati, Rabu (28/10).

Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Oskar Manoppo itu, mengusung tema "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia" 

Bupati Oskar membacakan sambutan resmi dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Ia mengingatkan kembali bahwa 98 tahun lalu, para pemuda Indonesia telah mengikrarkan sebuah janji yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan, serta melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa yakni Indonesia.

Ia menegaskan, bahwa kemajuan sejati tidak hanya diukur dari gedung yang menjulang tinggi, teknologi yang semakin canggih, ataupun kekayaan yang berlimpah.

Bupati Oskar Manoppo pimpin upacara HSP ke-98 di Boltim, serukan pemuda patriotik, gigih, dan berempati.
Bupati Oskar Manoppo pimpin upacara HSP ke-98 di Boltim, serukan pemuda patriotik, gigih, dan berempati.

 

"Kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter, dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah dan dari kepedulian terhadap sesama," tegasnya.

Menurutnya, pentingnya membentuk generasi masa depan yang memiliki tiga pilar utama yaitu Patriotik: Mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata, melainkan melalui pengabdian dan tindakan nyata.

Gigih: Tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh ketika mengalami kegagalan, serta tidak berhenti berjuang sebelum memberikan yang terbaik bagi bangsa.

Bupati Oskar Manoppo pimpin upacara HSP ke-98 di Boltim, serukan pemuda patriotik, gigih, dan berempati.
Bupati Oskar Manoppo pimpin upacara HSP ke-98 di Boltim, serukan pemuda patriotik, gigih, dan berempati.

 

Berempati: Tidak hanya memikirkan keberhasilan diri sendiri, tetapi juga merasakan kesulitan saudara sesama serta terpanggil saat rakyat membutuhkan pertolongan.

Diakhir sambutan yang dibacakan, terselip pula pesan mendalam bagi para pemuda Indonesia untuk bermimpi setinggi langit, bekerja keras, serta menjadi manusia yang kuat namun tetap memiliki kelembutan hati dan bersedia melayani. (Advetorial)

Editor : Kenjiro Tanos
Hari Sumpah Pemuda 2026 HSP ke-98 Boltim Oskar Manoppo pemuda indonesia