MANADOPOST.ID - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan dan perlindungan anak di daerah.
Hal ini terlihat dalam kegiatan Seminar dan Sosialisasi Peranan Perempuan dalam Pembangunan Bangsa dan Perlindungan Anak dalam Perspektif Islam, yang diinisiasi oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Boltim, di aula lantai III kantor bupati, Kamis (5/11/2026).
Dalam sambutannya Ketua BKMT Boltim Rosita Manoppo Pobela menekankan bahwa perempuan memegang peran sentral dan strategis dalam keluarga maupun masyarakat.
Dimana sebagai ibu, istri, sekaligus pendidik pertama bagi anak-anak, perempuan memiliki andil besar dalam menentukan kualitas keluarga dan masa depan generasi penerus bangsa.
"Dari kisah inspiratif Malala Yousafzai, kita belajar bahwa perempuan yang memiliki pengetahuan, keberanian dan kepedulian dapat membawa perubahan besar bagi masyarakat," ujar Rosita.
Melalui wadah BKMT, Rosita mengajak seluruh pengurus, anggota, serta kaum ibu untuk terus memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan kepedulian sosial.
"Mari kita manfaatkan kekuatan dan jaringan majelis taklim untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan, memperkuat ketahanan keluarga, serta membangun kerja sama yang erat dengan pemerintah daerah, tokoh agama dan tokoh perempuan,” pungkasnya
Sementara itu, Bupati Oskar Manoppo dalam sambutannya yang juga membuka kegiatan tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap dua isu krusial yang berdampak besar bagi kualitas kehidupan masyarakat.
Dimana, perempuan memiliki peran penting dalam keluarga, pendidikan, kehidupan sosial, ekonomi hingga berbagai bidang pembangunan.
"Dalam keluarga, ibu menjadi salah satu pilar utama dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai moral dan mempersiapkan generasi penerus. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan, meningkatkan akses terhadap pendidikan dan kesempatan ekonomi, serta membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi perempuan dalam pembangunan daerah," terang Oskar.
Kegiatan ini juga turut dihadiri Korwil BKMT Provinsi Sulawesi Utara Ulfa Paputungan, unsur pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Boltim, jajaran pengurus BKMT Boltim, para narasumber diantaranya Selfiani Pobela, Diploma Montessori dan Rahmi Olih, serta para tokoh agama, tokoh perempuan dan para peserta seminar. (Advetorial)
Editor : Kenjiro Tanos