Grafis 36 Ekspor Baru DJBC Sulbagtara sepanjang 2021MANADOPOST.ID----Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara) tidak henti hentinya melakukan terobosan untuk peningkatan kegiatan ekspor di wilayahnya. Salah satu terobosan Kanwil DJBC 2021 ini adalah mencetak eksportir baru terutama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sehingga UMKM bisa berkibar dikancah Internasional. Sehingga, Kanwil DJBC Sulbagtara memberikan target dan tantangan kepada kantor Bea Cukai dibawahnya dalam bentuk Indikator Kinerja Utama (IKU) yang bertujuan untuk melakukan serangkaian kegiatan dan koordinasi dengan para stake holder untuk meningkatkan ekspor dan mencetak eksportir baru di wilayah masing masing. Peningkatan jumlah eksportir baru dan nilai ekspor dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Usaha yang dilakukan oleh Kanwil Sulbagtara menghasilkan 36 eksportir baru tentu saja mendorong peningkatan ekspor di wilayah Sulawesi Utara. Melalui serangkaian kegiatan. Antara lain, Sosialisasi kepada calon eksportir baru Bea Cukai Sulbagtara aktif melakukan sosialisasi ketentuan ekspor kepada para calon eksportir baru. Sosialisasi dilakukan dengan mendatangi para pengusaha terutama UMKM. Dalam sosialisasi Bea Cukai Sulbagtara aktif melakukan kunjungan ataupun melalui pertemuan secara virtual. Koordinasi dengan pemerintah daerah setempat Bea Cukai Sulbagtara melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat khususnya dengan Dinas Perdagangan dan Industri dalam rangka kerjasama dalam menjaring peluang ekspor. Dinas perdagangan menyediakan data jumlah usaha kecil menengah yang berorientasi ekspor yang tersebar di daerah, komoditas dan hasil produksi. Koordinasi dengan instansi terkait. Bea Cukai Sulbagtara melakukan koordinasi dengan instansi vertikal di daerah setempat khususnya dengan Badan Karantina untuk mengetahui ketentuan perizinan karantina. Karantina diperlukan untuk ekspor hasil pertanian, perkebunan dan perikanan. Membuka klinik ekspor. Memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada calon eksportir yang akan melakuka ekspor. Bimbingan ini berupa tata cara pengisian dokumen ekspor dan kelengkapannya. Mengadakan kelas ekspor. Mengadakan pembelajaran ekspor bagi para pengusaha atau masyarakat yang ingin melakukan ekspor di Kantor Bea dan Cukai. Pelayanan ekspor 24 jam. Memberikan pelayanan dokumen dan barang ekspor pada Pelabuhan laut dan Udara selama 24 jam. Menjadikan peningkatan nilai ekspor menjadi indikator kinerja utama. Untuk mendukung kegiatan ekspor maka peningkatan nilai ekspor menjadi indikator kinerja utama keberhasilan suatu kantor. Dari hasil kegiatan tersebut, Kantor Bea dan Cukai dibawah Kanwil Bea dan Cukai Sulbagtara berhasil mencetak eksportir baru dilingkungannya dan menghasilkan devisa atas eksportir baru tersebut. Diketahui, sesuai rilis dari BPS terbaru tercatat nilai FOB Ekspor Nonmigas Sulawesi Utara pada bulan September 2021 senilai US$ 83,96 juta, mengalami kenaikan sebesar 40,41 persen dibandingkan Agustus 2021 yang senilai US$ 59,80 juta (m-to-m). Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2020 (y-on-y), nilai ekspor Sulawesi Utara mengalami peningkatan sebesar 52,21 persen. Komoditi ekspor pada bulan ini masih tetap didominasi oleh Lemak dan Minyak Hewan/Nabati (HS 15). Diharapkan agar usaha peningkatan ekspor yang dilakukan Kanwil Bea dan Cukai Sulbagtara dapat meningkatkan geliat ekonomi dan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat Sulbagtara. (*/ayu) Editor : Ayurahmi Rais