Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Resmi Diserahkan Kanwil DJPb, 2022 DIPA dan TKDD Sulut sentuh 13,4 Triliun

Ayurahmi Rais • Jumat, 3 Desember 2021 | 10:32 WIB
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw didampingi Kakanwil DJPb Sulut Ratih Hapsari Kusumawardani menyerahkan DIPA  kepada Wali Kota Manado Andrei Angouw
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw didampingi Kakanwil DJPb Sulut Ratih Hapsari Kusumawardani menyerahkan DIPA kepada Wali Kota Manado Andrei Angouw
MANADOPOST. ID---Jumat (3/12) pagi tadi. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Utara (Sulut) resmi menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Belanja Pemerintah Pusat dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) untuk Sulut sebesar Rp13.413.022.199.000. Dengan rincian, DIPA Rp8. 872.838.293.000 serta TKDD sebesar Rp4. 540.183.906.000. Kakanwil DJPb Sulut Ratih Hapsari Kusumawardani menyebutkan 2022, terdapat penurunan pagu untuk Belanja Pemerintah Pusat, sekira 200 an miliar, jika dibandingkan dengan tahun 2021. Khususnya pada Dana Desa. Jika 2021 pagu Dandes sebesar Rp1.227.039.030.000, tahun depan menjadi Rp1. 088.499.252.000. "Namun TKDD alami kenaikan. Dari yang tadinya Rp3. 288.129 309.000 menjadi Rp4.540. 183.906.000. Untuk penurunan Dandes sendiri terjadi karena adanya perubahan formulasi yang ditetapkan pemerintah pusat. Sementara untuk Belanja Pemerintah Pusat ada penyesuaian terhadap rencana program pemerintah. Apalagi dua tahun ini kita sedang menghadapi Covid-19. Harus ada penyesuaian terhadap belanja dan pengeluaran pemerintah," jelasnya ketika diwawancarai kemarin. Dia pun berharap pagu anggaran yang diberikan ini bisa dimanfaatkan dengan baik. "Tapi harus untuk program yang jelas. Amggaran yang ada memamg harus dihabiskan. Tapi peruntukannya harus jelas dan berkualitas, " pesannya. Di sisi lain Wakil Gubernur Sulut Drs Steaven Kandouw kembali menekanakn pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo. Yakni mengenai enam hal penting dalam pengelolaan DIPA. Antara lain, harus tetap memprioritaskan penanganan Covid-19, selaras dengan pemerintah pusat, fokus pada peningkatan SDM dalam hal ini kesehatan dan pendidikan, pembangunan serta perbaikan infrastruktur, kemandirian fiskal serta zero base budgeting. "Menghabiskan anggaran puluhan triliun bukan hal yang mudah. Sehingga kita baik yang ada di kabupaten/kota dan provinsi harus rajin berkoordinasi. Jangan ada ego sektoral. Agar semua program bisa selaras dengan pemerintah," tegasnya. Simak ulasan lengkapnya,  di Manado Post Cetak Edisi,  Sabtu (4/12) esok. (ayu)   Editor : Ayurahmi Rais
#TKDD #DIPA 2022 #Kanwil DJPB Sulut #Belanja Pemerintah Pusat