Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sinergi dan Kolaborasi: The 5th Urban Economy Festival Dukung Pertumbuhan UMKM di Sulawesi Utara

Tanya Rompas • Selasa, 11 Juli 2023 | 23:17 WIB

Photo
Photo
MANADOPOST.ID- Bank Indonesia Sulawesi Utara (BI Sulut) mengadakan The 5th Urban Economy Festival dengan tema "Sinergi Mendorong UMKM Sektor Prioritas Berdaya Saing" sebagai langkah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara.

Dalam hal ini, kolaborasi dan sinergi antara berbagai pihak terkait menjadi fokus utama dalam mendorong UMKM. Festival ini diselenggarakan sejalan dengan kegiatan Manado Expo 2023 dan Manado Fashion Week, yang merupakan bagian dari perayaan HUT Kota Manado ke-400.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Andry Prasmuko mengatakan, melalui The 5th Urban Economy Festival, diharapkan pemahaman dan perhatian terhadap pentingnya pengembangan UMKM sektor-sektor prioritas yang berdaya saing di Sulawesi Utara semakin meningkat. Sektor-sektor tersebut antara lain pariwisata, pertanian, dan perikanan.

Selain itu, festival ini juga mengadakan talkshow tentang peluang ekspor produk UMKM, dengan menghadirkan pembicara dari Kakanwil Bea dan Cukai Sulbagtara, Kadin Sulut, PT. Tanivest Agro Development, dan Komunitas Sulutgo Ekspor. Hal ini bertujuan untuk memperkuat dukungan bagi UMKM dalam mengakses pasar luar negeri.

Selain sebagai ajang promosi UMKM, The 5th Urban Economy Festival juga menyelenggarakan kegiatan pendukung lainnya, seperti edukasi dan literasi terkait ekonomi dan keuangan inklusif, peningkatan transaksi digital, serta perlindungan konsumen.

Bank Indonesia juga mendorong penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode pembayaran efisien dan aman dalam setiap transaksi di booth UMKM yang tersedia dalam festival ini. Diharapkan adopsi QRIS ini dapat mendorong perkembangan ekosistem perekonomian digital di Sulawesi Utara.

The 5th Urban Economy Festival juga mencakup serangkaian kegiatan, seperti Pengukuhan Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HERBITREN), penyerahan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) untuk pemberdayaan ekonomi pondok pesantren, destinasi super prioritas, UMKM sebagai pendorong ekspor, dan pasar digital dalam rangka implementasi QRIS. Selain itu, juga dilakukan penyerahan sertifikat halal untuk UMKM, penyerahan sertifikat kompetensi Badan Nasional Sertifikat Kompetensi untuk UMKM Batik Sulut, penyerahan simbolis KUR oleh BRI dan BSG, serta penandatanganan kerja sama perdagangan UMKM potensi ekspor.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan juga program Capacity Building on ASEAN Issues pada hari yang sama, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan terkait melalui tema Digital Economy: Sinergi Mendorong UMKM Sektor Prioritas Berdaya Saing melalui Peningkatan Inklusi Keuangan dan Literasi Digital. Kegiatan ini merupakan acara pendukung Keketuaan Indonesia dalam ASEAN 2023 yang diselenggarakan di beberapa provinsi di Indonesia. Tema ini sejalan dengan semangat The 5th Urban Economy Festival dalam mendorong peran UMKM sebagai unsur penting dalam perekonomian digital.

erpantau hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara Steve Kepel, Wali Kota Manado Andrei Angouw, Bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Direktur Departemen Regional Bank Indonesia, Kepala OJK SulutGoMalut Winter marbun, Kakanwil Bea dan Cukai Sulbagtara Erwin Situmorang, Kakanwil Kemenkumham Sulut, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat HERBITREN Indonesia, dan pimpinan HIMBARA serta BPD di Sulut.(*)

Editor : Tanya Rompas
#UMKM #Bank Indonesia Sulut #Urban Economy Festival Sulut