MANADOPOST.ID-Tomohon merupakan salah satu daerah di Sulawesi Utara (Sulut) dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
Daerah yang kini dipimpin Wali Kota Caroll Senduk ini, sukses menggerakan roda ekonomi di berbagai sektor. Salah satu sektor pertanian. Bahkan, Tomohon kini memiliki Klaster Edelweis, yang menjadi potensi pertumbuhan ekonomi baru.
Akhir Pekan lalu, Dewan Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Heri Sunaryadi dan Nurmaria Sarosa mengunjungi langsung Klaster Edelweis Tomohon. Kunjungan ini sebagai bentuk dukungan BRI terhadap para anggota Klaster Edelweis yang selama ini menjadi nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.
Dalam kesempatan itu, Dewan Komisaris BRI Heri Sunaryadi memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Klaster Edelweis yang memiliki semangat dalam menjalankan usaha meski usia tak muda lagi.
"Jujur saya senang, ada anggota Klaster Edelweis ini sudah berusia 70 tahun tapi masih kuat dan produktif. Ini luar biasa, " pujinya yang saat itu turut didampingi Regional CEO BRI Kanwil Manado Luthfi Iskandar.
Ia pun berharap, semua anggota Klaster Edelweis akan terus semangat untuk menjalankan usahanya. "Terus berproduktif, BRI akan selalu siap memberikan suntikan modal melalui KUR untuk pengembangan usaha, "tegasnya.
Di tampat yang sama Ketua Klaster Edelweis Meydi Kalalo mengucapkan terima kasih kepada dewan Komisaris BRI yang sudah mau berkunjung ke Tomohon.
" Kami bangga karena klaster kami bisa dikunjungi Komisaris BRI. Biasanya kami hanya liat di TV, kali ini langsung hadir, " akunya.
Ia pun berharap, BRI akan tetap menjadi perbankan yang memberikan dukungan secara masif kepada pelaku UMKM, khususnya bagi anggota Klaster Edelweis. "Agar hasil produksi kami tetap meningkat dan memberikan kontribusi yang baik untuk Kota Tomohon, "tukasnya.
Diketahui, Klaster Edelweis merupakan kelompok usaha tani yang berdomisili di Kelurahan Rurukan Satu Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon.
Klaster ini dibentuk pada tahun 2021. Awalnya hanya beranggotakan 15 orang, kini bertambah menjadi 50 anggota, yang berasal dari berbagai kelompok tani.
Yakni, kelompok tani si makaria, kelompok tani uluna, kelompok tani panorama dan kelompok tani alfa omega. Jenis usaha yang dikembangkan adalah pertanian sayuran.
Luas lahan pertanian yang dikelola Anggota Klaster adalah 1,5 sampai dengan tiga Hektare.
Produksi pertanian Klaster Edelweis berupa wortel, brokoli, paprika, kol dan berbagai jenis sayuran lainnya.
Hasil produksi tersebut tidak hanya dipasarkan di Kota Tomohon dan Supermarket yang ada di Sulut, tetapi di ekspor juga ke luar daerah, antara lain Tarnate, Tobelo hingga Papua.
(Ayurahmi)
Editor : Ayurahmi Rais