Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Menuju HUT ke-128, Gelar Pengobatan Gratis, BRI Bantu Indonesia Menjaga Lansia

Ayurahmi Rais • Selasa, 14 November 2023 | 17:17 WIB

 

Para Lansia yang ikut dalam program pemeriksaan kesehatan gratis, yang digelar oleh BRI Regional Office Manado, dalam rangka menyambut HUT ke-128. Foto diambil, Rabu (1/11/2023).
Para Lansia yang ikut dalam program pemeriksaan kesehatan gratis, yang digelar oleh BRI Regional Office Manado, dalam rangka menyambut HUT ke-128. Foto diambil, Rabu (1/11/2023).

Mengutip hasil Sensus Penduduk Indonesia 2020 (SP2020), persentase penduduk lanjut usia (Lansia) di Indonesia mencapai 9,78 persen dari total penduduk yang ada. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 2,19 persen dibandingkan satu dekade sebelumnya yang hanya di angka 7,59 persen. Peningkatan jumlah Lansia ini pun diharapkan berbanding lurus dengan tingkat kesehatannya. Oleh sebab itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI, selaku lembaga keuangan 'berlabelkan' Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut ambil bagian dalam mendukung program pemerintah Menjaga para Lansia.


Laporan: Ayurahmi Rais (UKW 17402), Manado.


MANADOPOST.ID-16 DESEMBER 2023 mendatang, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI akan menapaki usia ke-128 tahun. Sebagai ungkapan syukur, atas pencapaian usia yang baru Ini, seluruh Kantor Wilayah BRI se-Indonesia menggelar berbagai kegiatan sosial. Salah satunya pengobatan gratis untuk para lansia melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Khusus BRI Regional Office Manado, pengobatan gratis ini dilakukan di empat wilayah kerja. Mulai dari Kota Manado, Palu, Tarnate dan juga Gorontalo.

Regional CEO BRI Office Manado Luthfi Iskandar melalui Departemen Head Salary Based Loan Rezal Wicaksono menyebutkan, pengobatan gratis para lansia ini bekerjasama dengan PT Taspen (Persero) dan PT Asabri (Persro). "Yang datang dalam pengobatan gratis ini adalah para pensiunan PNS, yang juga nasabah BRI, " sebutnya, ketika diwawancarai Manado Post, di Lantai 7, Gedung BRI Kanwil Manado, Rabu (1/11) lalu. 

Masih dalam kesempatan yang sama, Rezal membeberkan, pengobatan gratis ini akan dilaksanakan selama dua hari di bulan November. Terhitung mulai Rabu (1/11) dan Kamis (2/11). "Nanti di Bulan Desember akan dilakukan pada tanggal satu dan empat Desember, " bebernya.

Ia menuturkan, satu hari kuotanya sebanyak 125 orang di masing-masing wilayah. Jika ditotal secara keseluruhan dari empat wilayah yang masuk dalam BRI Regional Manado sekira 1.000-an lansia selama dua hari. "Masing-masih wilayah kuota-nya 125 per hari. Khusus di Wilayah Manado kami melibatkan empat petugas kesehatan, "tuturnya.

Adapun alat pemeriksaan yang disediakan adalah, alat dari cek gula darah, kolestrol dan juga tensi darah. Ia berharap pemeriksaan ini bisa membantu para lansia terlebih khusus para pensiunan PNS yang menjadi mitra kami untuk hidup lebih sehat," harapnya.

Berdasarkan pantauan Manado Post, program pengobatan gratis ini mendapatkan respon positif dan disambut antusias para lansia.

Erna, salah satu peserta, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas program yang dilakukan BRI. "Kami sangat senang, karena pemeriksaan kesehatan adalah kegiatan rutin yang saya lakukan. Tapi dengan adanya program BRI, saya dan teman-teman lain bisa cek kesehatan tanpa biaya, " ungkap Erna.

Ia pun menitip catatan dan harapan.. Kiranya di usia ke -128, BRI tetap menjadi perbankan yang terus menjadi mitra terbaik para pensiunan. "Terima kasih BRI dan selamat menyambut HUT ke-128, semoga makin berjaya dan bermanfaat untuk negeri," doanya.

Doa yang sama juga dipanjatkan Henny Lekes, pensiunan TNI Angkatan Laut (AL) yang juga ikut dalam pemeriksaan gratis tersebut. Kepada Manado Post, ia juga mengaku bersyukur atas pemeriksaan gratis BRI. "Program ini luar biasa. Apalagi menyasar para lansia seperti kami. Semoga program ini akan terus berlanjut," imbaunya.

 

Ia punmemanjatkan doa yang sama, agar kiranya BRI semakin terdepan dan menjadi perbankan pilihat masyarakat baik di Sulut maupun di daerah lain. "Tetap jaya dan terus melayani dengan hati yang tulus, " kuncinya.


Sebelumnya, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong menyatakan, hak atas perlindungan kesehatan lansia, telah diatur dalam satu bagian khusus mengenai Kesehatan Lansia. Tujuan utama dari Kesehatan Lansia ini adalah untuk menjaga agar mereka tetap sehat, memiliki kualitas hidup yangbaik, dan tetap produktif sesuai dengan martabat kemanusiaan, dimulai sejak usia 60 tahun ke atas.

“Sesuai semangat Hari Lanjut Usia Internasional tahun 2023 yang diperingati 1 Oktober, Kementerian Kominfoberupaya untuk memperkuat solidaritas antargenerasi melalui komunikasi publik keseluruh lapisan masyarakat melaluijejaring yang kami miliki. Pemberian pemahaman kepada publik terkait kesetaraan dan kerja sama ini, diharapkan menjadi solusi berkelanjutan untuk mencapai tujuan Pembangunan berkelanjutan,” jelas Usman Kansong.

Lebih jauh, Usman Kansong juga menegaskan, Undang-undang Kesehatan mengklasifikasikan lansia sebagai salah satu kelompok masyarakat yang rentan dan berhak mendapatkan akses kepada pelayanan kesehatan primer dan lanjutan.

"Meningkatnya jumlah penduduk lansia harus direspons dengan persiapan matang. Para lansia Indonesia diharapkan bisa hidup sejahtera dan mandiri. Karenanya, diperlukan peran pemerintah, dan juga stakeholder lainnya, termasuk masyarakat secara bersama-sama untuk menjaga para lansia 

 

Editor : Ayurahmi Rais
#BRI 128 tahun #Lansia #BRI Kanwil Manado