MANADOPOST.ID- Menjelang tutup tahun 2023. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo) bersama Kodam XIII/Merdeka menyelenggarakan kegiatan sosial, sebagai komitmen dalam mendukung pemerintah menuntaskan kemiskinan dan menekan angka stunting.
Komitmen ini diwujudkan dengan menyerahkan ratusan paket pangan untuk para ibu-ibu hamil dan menyusui di Desa Minaesa, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Jumat (22/12).
General Manager PLN UID Suluttenggo Ari Dartomo mengucapkan terima kasih kepada Kodam XIII/Merdeka yang sudah mau bekerja sama menyelenggarakan acara yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Baca Juga: Rapat Pleno IPHI Jateng Kuatkan Kontribusi Menuju Indonesia Emas
Ia menjelaskan, sebagai perusahaan BUMN, PLN UID Suluttenggo memiliki program kemasyarakatan yang diwujudkan dalam program TJSL. Sehingga, Desa Minaesa dipilih untuk menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan, karena Minaesa merupakan desa binaan PLN UID Suluttenggo.
"Kami berharap apa yang dilakukan oleh PLN dan juga Kodam XIII/Merdeka bisa memberikan manfaat buat masyarakat setempat," harapnya.
Di tempat yang sama Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Suluttenggo Revany Yudhistira, menambahkan, paket yang dibagikan tersebut dikhususkan kepada para ibu hamil dan juga menyusui. "Lebih dari 100 paket bahan pangan dibagikan. Satu paket senilai Rp500 ribu," singkatnya.
Baca Juga: Rayakan Hari Ibu, Netty Agnes Pantow Menyapa Kaum Perempuan di Sulut
Di sisi lain, Pangdam XIII/ Merdeka Mayjen TNI Legowo Jatmiko SIP MM, menjelaskan kerjasama ini tidak hanya dilakukan di jajaran Kodam, tetapi juga seluruh Korem dan Kodim yang berada di Wilayah Kerja Kodam XIII/Merdeka. Dimana program ini sudah berlangsung sejak tanggal 15 Desember.
"Kerjasama ini tidak hanya sebatas pada pencegahan stunting tapi juga pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan FABA yang dihasilkan dari sisa pembakaran PLTU," jelasnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada PLN UID Suluttenggo atas kerjasama yang terjalin. "Semoga kita akan terus bersama-sama untuk mencegah stunting agar pada tahun 2025, Indonesia maju anak-anak di Indonesia termasuk di Sulut akan semakin tumbuh dan maju," kuncinya.
Baca Juga: Semuel Bentian Perjuangkan Perbaikan Dermaga Nanusa ke Pemerintah Pusat