MANADOPOST.ID- Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) memberikan kontribusi sebesar 90 persen untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Artinya, potensi dari sektor UMKM ini begitu besar. Namun belum semua yang mampu disasar. Khususnya anak-anak muda dan juga penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan.
Menindaklanjuti hal hal ini, PT CIMB Niaga Tbk menggandeng Berdaya Bareng membuat sebuah program untuk mengembangkan ekonomi berkelanjutan di Wilayah Indonesia Timur (Intim).
Founder Berdaya Bareng Nicky Clara, menyebutkan, kerjasama bersama CIMB Niaga ini sudah tahun ketika dijalankan. Ia memaparkan, 90 persen perekonomian Indonesia itu ditopang oleh UMKM.
"Sudah seharusnya sektor ini menjadi salah satu perhatian penting bukan hanya dari pemerintah saja tetapi dari seluruh pemangku kepentingan," tekannya, saat diwawancara Selasa (13/8).
Ia memaparkan, program ini merupakan bentuk kontribusi yang luar biasa kolaborasi dengan Bank CIMB Niaga dari tahun 2017. Pihaknya berkomitmen secara penuh untuk mendukung perempuan penyandang disabilitas dan juga pemuda dan awalnya di Indonesia Barat, tapi sekarang pihaknya mulai di Indonesia Timur.
Dimana, lanjutnya, CIMB Niaga sudah memberikan bantuan sebesar Rp350 juta di musim pertama, musim kedua diberikan lagi Rp350 juta dan totalnya ada sekitar 100 UMKM yang dibantu.
"Dari Manado ada sebanyak 17 UMKM adalah bentuk perhatian di musim ketiga, dan ke depan diharapkan akan bertambah," katanya.
Head or Regional Timur & Bali Nusra Region CIMB Niaga Ahmad S Ilham mengatakan CIMB niaga saat ini fokus ke Indonesia timur dan apa yang dilakukan saat ini adalah bagian dari memberikan kontribusi terhadap lingkungan masyarakat sekitar yang ada di Manado khususnya dan Indonesia Timur secara umum.
"Kami mengangkat tema dukung ekonomi berkelanjutan untuk Indonesia timur karena lebih membutuhkan dibanding dengan Indonesia Barat," katanya.
Berdaya Bareng dan PT CIMB Niaga Tbk melakukan kerjasama Program Community Link #JadiBerkelanjutan yang memberdayakan UMKM di Indonesia Timur yakni Maminasata, Toraja, Balikpapan, Banjarmasin, Manado, Balikpapan, Kupang.
Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM di Indonesia Timur melalui pelatihan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, saat ini dari Musim 1 dan 2 telah terbedayakan 423 UMKM di Indonesia Timur.
Hal ini pun mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kota Manado. Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang mengatakan pemerintah sangat mengapresiasi dan mendukung program CIMB Niaga dan Berdaya Bareng di Kota Manado.
"Kami ingin ptogram ini mampu menjangkau semua UMKM di Kota Manado, sehingga bisa naik kelas," katanya.
Dalam kesempatan yang sana, Kepala Bidang SDM Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulut Victory Palar mengatakan pemerintah provinsi akan terus memfasilitasi agar UMKM meningkatkan kualitas baik SDM maupun produk.
Kegiatan ini juga diakhiri dengan talkshow dengan narasumber Community Development Head CIMB Niaga Astrid Candrasari, Founder Berdaya Bareng Nicky Clara, Peserta UMKM Program Commlink Jadiberkelanjutan CIMB Niaga Boyke Agusani Onsent.
(Ayu)
Editor : Ayurahmi Rais