Sebagai bagian dari program, para guru melakukan kunjungan ke pabrik Suzuki di Cikarang dari 30 September hingga 8 Oktober 2024. Kegiatan ini mencakup pelatihan tentang bahan baku, proses produksi, dan teknologi terbaru. Joshi Prasetya, Kepala Departemen Perencanaan Strategis Suzuki Indonesia, menyatakan bahwa sinergi pendidikan dan industri sangat penting dalam menghadapi perubahan teknologi dan pasar kerja.
Hariadi, Asisten Kepala Departemen Layanan Aftersales Suzuki Indonesia, menambahkan bahwa program ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan industri, meningkatkan peluang kerja, dan membantu siswa SMK agar lebih siap bersaing di era globalisasi.(*)
Editor : Amelia Beatrix