Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pertamina International Shipping Dorong Peran Perempuan di Industri Maritim

Foggen Bolung • Jumat, 24 Januari 2025 | 22:07 WIB
Peran Wanita Industri Maritim
Peran Wanita Industri Maritim

MANADOPOST.ID—PT Pertamina International Shipping (PIS) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan di sektor maritim, yang selama ini didominasi laki-laki. Melalui berbagai program strategis, PIS mendukung implementasi praktik Environmental, Social & Governance (ESG) yang berkelanjutan dan inklusif.

Dalam komunitas pemberdayaan perempuan PERTIWI Sub Holding Integrated Marine Logistics (SH IML), PIS menginisiasi langkah nyata untuk meningkatkan partisipasi perempuan di industri maritim. Direktur Keuangan PIS, Diah Kurniawati, menekankan pentingnya keterlibatan perempuan di sektor ini, dengan mengacu pada data Organisasi Maritim Internasional (IMO) yang mencatat bahwa pekerja perempuan hanya mencakup 1,2% dari tenaga kerja global, dan 2,8% di Indonesia.

“Kondisi ini menuntut perubahan bersama untuk menjadikan sektor maritim lebih inklusif, dengan peluang setara bagi perempuan,” ujar Diah. Hingga 2024, PIS telah mencatatkan 18,7% partisipasi perempuan dalam posisi kepemimpinan dan menargetkan peningkatan hingga 30% pada 2034, sejalan dengan target IMO serta tujuan Sustainable Development Goals (SDG) poin ke-5 tentang kesetaraan gender.

PIS juga memastikan ekosistem kerja yang aman dan nyaman bagi perempuan. Langkah ini diwujudkan dengan bergabungnya PIS dalam Women’s Empowerment Principles (WEP) yang digagas UN Women, serta kolaborasi dengan Indonesian National Ship Owners' Association (INSA), MUTIARA PELINDO, dan Women in Maritime Associations Indonesia (WIMA). Melalui MoU dengan WIMA, PIS mendorong sinergi untuk menciptakan lingkungan kerja yang ramah perempuan.

“Kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci untuk membangun sektor maritim yang berkelanjutan dan inklusif. Kehadiran perempuan bukan hanya menambah warna, tetapi memperkuat fondasi industri ini,” tambah Diah.

Apresiasi atas komitmen PIS juga disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan. “Inklusivitas adalah hal krusial untuk mendukung visi Indonesia sebagai poros maritim dunia,” ujarnya.

Ketua WIMA Indonesia, Chandra Motik, menggarisbawahi pentingnya langkah PIS. “Perempuan telah lama menjadi bagian penting sejarah maritim Indonesia. Langkah ini akan membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkontribusi di sektor strategis ini,” ucapnya.

Komitmen PIS ini juga mendukung program Asta Cita pemerintah, khususnya dalam pengembangan ekonomi kelautan, pembukaan lapangan kerja, dan penguatan peran perempuan. “Langkah ini tidak hanya mendukung kesetaraan gender tetapi juga memperkokoh keberlanjutan ekonomi dan sosial, selaras dengan rencana pembangunan nasional,” tutup Diah.(*)

Editor : Foggen Bolung
#pertamina international shipping #maritim #wanita #industri #Pertamina