Kesuksesan GAUDI Beradaptasi di Era Digital
Didirikan pada tahun 2003 oleh Janet Dana dan Nathalia Napitupulu, GAUDI telah lama dikenal sebagai brand fashion lokal yang mengusung konsep “Proudly Local”. Semua bahan yang digunakan berasal dari Indonesia, dan penjahitnya diberdayakan dari berbagai daerah seperti Bogor, Ciawi, Sukabumi, dan Malang. Kini, GAUDI memiliki lebih dari 30 toko offline di seluruh Indonesia dan memberdayakan lebih dari 300 karyawan, mayoritas perempuan.
Namun, pandemi sempat menjadi tantangan besar bagi GAUDI. Sebagai brand yang awalnya fokus pada penjualan offline, GAUDI terpaksa beradaptasi dengan dunia digital untuk bertahan. Dengan bergabung di platform e-commerce seperti Tokopedia dan TikTok Shop, serta menciptakan produk yang relevan dengan situasi saat itu seperti masker, GAUDI berhasil bangkit dan mempertahankan bisnisnya.
Strategi TikTok LIVE yang Mengangkat GAUDI di Ramadan 2025
Seiring berkembangnya tren discovery e-commerce, GAUDI mulai memanfaatkan platform TikTok Shop untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah berkolaborasi dengan affiliate content creators serta mengoptimalkan fitur LIVE di TikTok.
“Kreator digital menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran GAUDI. Mereka membantu menciptakan ‘hero product’ yang viral melalui konten video yang menarik dan sesuai dengan tren terkini,” ujar Janet Dana.
Tahun lalu, strategi ini berhasil membuat penjualan GAUDI di TikTok Shop melonjak dua kali lipat. Momentum tersebut berlanjut di kampanye Ramadan Ekstra Seru 2025, di mana transaksi GAUDI kembali melesat 2 kali lipat dibandingkan hari biasa.
Ramadan Ekstra Seru Dorong Penjualan Digital di Tokopedia & TikTok Shop
Kampanye Ramadan Ekstra Seru 2025 yang digelar oleh Tokopedia dan TikTok Shop menjadi katalis utama dalam peningkatan transaksi para penjual dan brand lokal, termasuk GAUDI.
Menurut Aditia Grasio Nelwan, Head of Communications of Tokopedia and TikTok E-commerce, nilai transaksi selama sahur meningkat hingga 10,5 kali lipat berkat promo seperti gratis ongkir, flash sale, dan diskon khusus Ramadan. Selain itu, peningkatan pesanan bagi penjual yang berpartisipasi dalam kampanye ini rata-rata naik 2 kali lipat.
“Kami ingin membantu brand lokal seperti GAUDI untuk lebih berkembang dengan memanfaatkan kekuatan discovery e-commerce di TikTok Shop dan Tokopedia. Kampanye Ramadan Ekstra Seru membuka peluang besar bagi bisnis untuk menjangkau lebih banyak konsumen secara digital,” kata Aditia.
Dengan semakin berkembangnya e-commerce dan konten berbasis video di Indonesia, GAUDI berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pemasaran digital. Keberhasilan di TikTok Shop menjadi bukti bahwa brand fashion lokal bisa bersaing di industri yang semakin kompetitif, dengan memanfaatkan strategi pemasaran berbasis komunitas dan tren digital.
“Kami percaya bahwa masa depan industri fashion terletak pada kombinasi antara inovasi digital dan keberlanjutan. GAUDI akan terus mendukung pertumbuhan industri kreatif lokal dengan menghadirkan produk berkualitas dan strategi pemasaran yang relevan dengan zaman,” tutup Janet Dana.(ame)
Editor : Amelia Beatrix