Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

J&T Express Rilis Laporan ESG 2024: Dorong Praktik Berkelanjutan di Industri Logistik

Amelia Beatrix • Senin, 14 April 2025 | 18:26 WIB

Photo
Photo
MANADOPOST.ID — J&T Express merilis Laporan Environmental, Social, and Governance (ESG) 2024 sebagai wujud nyata komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan. Laporan ini mencakup berbagai inisiatif dan pencapaian perusahaan dalam menerapkan praktik ramah lingkungan, tanggung jawab sosial, penguatan tata kelola perusahaan, serta inovasi teknologi yang terus dikembangkan di seluruh jaringan logistik globalnya.

Sebagai perusahaan logistik multinasional, J&T Express terus berupaya mengurangi dampak lingkungan dari operasionalnya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan pada 2024 adalah pembangunan taman industri rantai pasok pintar milik sendiri di Baoying, Jiangsu, Tiongkok. Fasilitas ini dilengkapi dengan panel surya atap seluas 74.000 meter persegi yang mampu menghasilkan 1.089.760 kWh energi hingga akhir Desember 2024. Energi ini diproyeksikan dapat mengurangi emisi karbon dioksida hingga sekitar 7.880 ton per tahun.

Selain itu, J&T mengadopsi model manajemen efisiensi bahan bakar melalui pelatihan penghematan energi bagi pengemudi dan optimasi jalur distribusi. Di Vietnam, target efisiensi ditetapkan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar sebesar 1 liter per 100 kilometer. Di Tiongkok, perusahaan mengoperasikan 4.401 trailer berbahan aluminium yang lebih ringan dan ramah lingkungan, serta menambahkan 1.327 kendaraan energi bersih berbahan bakar LNG, yang meningkatkan proporsi kendaraan ramah lingkungan hingga 26 persen dan menurunkan intensitas emisi gas rumah kaca hampir 4 persen dari kendaraan milik sendiri.

Dari sisi pengemasan, J&T Express memperluas penerapan logistik hijau dengan penggunaan kantong yang dapat digunakan kembali, plastik tahan air yang dapat terurai, selotip degradable, dan sistem e-waybill satu lembar. Inisiatif yang telah diterapkan di Tiongkok ini diperluas ke Asia Tenggara dan negara pasar baru. Sepanjang tahun 2024, tercatat 799.000 tas transit baru digunakan, meningkat 80,7 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan total penggunaan akumulatif lebih dari 27,6 juta kali.

J&T Express juga menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan sosial dan keselamatan karyawan. Pada tahun 2024, perusahaan menyelenggarakan 57.464 sesi pelatihan keselamatan kerja dengan partisipasi lebih dari satu juta karyawan di seluruh dunia. Di berbagai negara, J&T turut aktif dalam kegiatan sosial seperti membantu petani di Vietnam memasarkan hasil panen secara digital, menyalurkan 300 ton bantuan bencana di Brasil, serta memberikan dukungan pendidikan di Filipina dan Thailand melalui bantuan alat belajar dan program beasiswa.

Di Indonesia, J&T Express mendukung pelaku UMKM melalui program J&T Connect Preneur yang mencakup pelatihan, kompetisi bisnis, dan bantuan operasional. Total bantuan senilai Rp300 juta disalurkan kepada pemenang program, disertai pemberian alat bantu usaha. Selain itu, perusahaan juga melakukan penanaman 3.000 bibit mangrove bersama Lindungi Hutan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

Komitmen J&T dalam penguatan tata kelola perusahaan juga tercermin dari pelaksanaan 94.146 sesi pelatihan anti-korupsi dengan total 31.355 jam pelatihan. Di bidang keamanan informasi, perusahaan telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 di Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Indonesia, serta memperkuat edukasi karyawan melalui kampanye internal dan studi kasus.

Pada November 2024, volume pengiriman J&T Express secara global menembus 100 juta paket per hari, mencetak rekor baru di industri. Perusahaan juga mulai menggunakan drone dan kendaraan otonom sebagai bagian dari pengembangan sistem logistik cerdas yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Group Vice President J&T Express, Charles Hou, menyatakan bahwa keberlanjutan menjadi landasan penting dalam membangun bisnis yang sehat dan berjangka panjang. Menurutnya, J&T berkomitmen untuk terus mengintegrasikan efisiensi operasional dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Ke depan, J&T Express akan terus memperluas infrastruktur pintar dan membangun jaringan logistik digital yang lebih efisien dan ramah lingkungan.(ame)

Editor : Amelia Beatrix
#Laporan #ESG #industri #Praktik #logistik #j&t