MANADOPOST.ID – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan peternak lokal, PT Frisian Flag Indonesia (FFI) secara resmi mengumumkan inisiatif pembangunan Climate Smart Demo Farm (Peternakan Percontohan Cerdas Iklim) di Indonesia. Program senilai hampir €1 juta atau sekitar Rp18,8 miliar ini dihadirkan melalui kerja sama strategis dengan SNV Netherlands Development Organisation dan Invest International.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Corporate Affairs Director FFI, Andrew F. Saputro, bersama perwakilan dari SNV dan Invest International. Acara ini turut disaksikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono, serta Vice Minister of Foreign Trade and Development Belanda, Michiel Sweers.
Program ini hadir sebagai respons atas tantangan yang dihadapi sektor peternakan sapi perah di Indonesia, di mana lebih dari 90% produksi susu nasional ditopang oleh peternak kecil dengan kepemilikan rata-rata hanya 2–4 ekor sapi, dan kontribusi susu segar lokal baru mencapai 20%. Tantangan perubahan iklim seperti penurunan kualitas pakan dan keterbatasan air juga menjadi perhatian serius.
“Kami menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif Frisian Flag Indonesia ini sebagai upaya nyata dalam mendukung kesejahteraan peternak sapi perah rakyat, sekaligus mentransformasi sektor peternakan menuju arah yang lebih berkelanjutan dan adaptif terhadap tantangan iklim,” ujar Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M.Si, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementerian Pertanian RI.
FFI merancang proyek ini sebagai model pemberdayaan peternak kecil agar dapat naik kelas menjadi peternak menengah, dengan pendapatan yang lebih stabil melalui pelatihan, pendampingan, dan penerapan praktik peternakan cerdas iklim seperti efisiensi air dan pengelolaan limbah ramah lingkungan.
“Sebagai bagian dari perusahaan yang juga dimiliki oleh peternak sapi perah di Belanda, kami berkomitmen untuk memberdayakan peternak lokal dan memperkuat sektor pangan Indonesia. Climate Smart Demo Farm adalah wujud nyata dari visi kami, Nourishing Indonesia to Progress,” ungkap Andrew F. Saputro.
Pada tahap awal, program akan membangun 9 peternakan percontohan di wilayah-wilayah mitra koperasi FFI, dengan target minimal 30 ekor sapi per peternakan. Pembangunan infrastruktur diproyeksikan berlangsung selama 2–3 tahun, sebelum kemudian diperluas hingga mencapai 100 Peternakan Cerdas Iklim di berbagai daerah dengan total nilai investasi yang bisa mencapai ratusan miliar rupiah.
“Program ini menunjukkan bagaimana kolaborasi antara sektor publik, swasta, dan mitra pembangunan internasional mampu memberikan solusi konkret terhadap tantangan global seperti perubahan iklim dan ketahanan pangan,” ujar Joost van Uum, Agriculture Counselor Kedutaan Besar Belanda di Indonesia.
Sejak 2013, FFI telah menjalankan program Dairy Development, yang telah menjangkau puluhan ribu peternak dan menjalin kemitraan dengan lebih dari 20 koperasi di Pulau Jawa. Program ini mendorong penerapan praktik peternakan yang baik (Good Dairy Farming Practice) secara berkelanjutan demi menghasilkan susu segar berkualitas dan meningkatkan kualitas hidup peternak.
Dengan inisiatif ini, Frisian Flag Indonesia menegaskan perannya dalam mendukung pembangunan pertanian dan peternakan berkelanjutan, sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Belanda di bidang ketahanan pangan dan inovasi iklim.(ame)
Editor : Amelia Beatrix