Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

J&T Express Gandeng Asmara Abigail dalam Kampanye Edukasi Waspada Penipuan Digital

Amelia Beatrix • Senin, 15 September 2025 | 21:39 WIB

J&T Express Berkolaborasi dengan Asmara Abigail
J&T Express Berkolaborasi dengan Asmara Abigail

MANADOPOST.ID – Menjawab maraknya kasus penipuan berkedok jasa pengiriman barang, J&T Express meluncurkan kampanye literasi digital bertajuk “3C: Cek, Curiga, Cancel” dengan menggandeng aktris kenamaan Indonesia, Asmara Abigail.

Melalui kampanye ini, J&T Express mengajak masyarakat lebih waspada terhadap potensi penipuan dengan tiga langkah sederhana: Cek untuk memastikan kebenaran informasi, Curiga dengan memeriksa detail pengiriman secara teliti, dan Cancel atau mengabaikan serta melaporkan jika ada indikasi mencurigakan.

Pemilihan Asmara Abigail sebagai wajah kampanye bukan tanpa alasan. Selain dikenal publik melalui film-film horor, Asmara juga pernah mengalami langsung kasus phishing berkedok pengiriman barang. Pengalaman pribadinya ini membuat pesan yang dibawakan terasa lebih relevan, sekaligus menegaskan bahwa siapa pun bisa menjadi target penipuan digital.

“Sebagai perusahaan logistik, kami menyadari bahwa kepercayaan pelanggan adalah hal yang paling penting. Karena itu, J&T Express merasa bertanggung jawab untuk memberikan edukasi agar masyarakat lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan jasa pengiriman, termasuk J&T Express,” ujar Herline Septia, Brand Manager J&T Express.

Asmara membagikan kisahnya melalui siniar RJL5. Dalam obrolan bernuansa horor, ia mengungkap bagaimana dirinya sempat mengisi data pribadi hingga memasukkan informasi kartu kredit dari sebuah notifikasi palsu yang menyerupai J&T Express. Akibatnya, ia harus menanggung tagihan membengkak hingga puluhan juta rupiah.

Data Goodstats mencatat, sepanjang tahun 2024 terdapat sekitar 15 jenis serangan siber yang mengancam Indonesia, salah satunya phishing. Kini, modus penipuan kian beragam dengan memanfaatkan jalur pengiriman barang sebagai medium baru.

Melalui kampanye “3C”, J&T Express menegaskan komitmennya tidak hanya menghadirkan layanan logistik terbaik, tetapi juga ikut berperan aktif melindungi masyarakat dari potensi ancaman digital yang semakin kompleks.(ame)

Editor : Amelia Beatrix
#ekspedisi #waspada penipuan #j&t