MANADOPOST.ID - Di balik senyum ramahnya, tersimpan kisah perjuangan panjang seorang perempuan asal Manado bernama Karmila Kambayang (37). Dalam sesi wawancara bersama pers di Aston Hotel Manado (09/10), Karmila berbagi cerita tentang bagaimana kemitraannya dengan Pegadaian sejak tahun 2009 telah mengubah jalan hidupnya.
Awalnya, Karmila hanyalah seorang pedagang makanan di kantin kecil. Setiap hari, ia berjualan dari pagi hingga siang, berharap keuntungan cukup untuk menutupi kebutuhan keluarga.
Namun dari usaha sederhana itu, muncul satu kebiasaan yang kelak menjadi pintu rezeki baginya, ia menyisihkan sedikit keuntungan untuk mencicil logam mulia di Pegadaian.
“Kalau dapat untung, saya langsung ke Pegadaian beli emas, walaupun sedikit. Dulu cuma untuk tabungan, tapi ternyata jadi investasi,” kenangnya sambil tersenyum.
Dari kebiasaan kecil itu, Karmila mulai akrab dengan produk-produk Pegadaian. Ia pun sering menggadaikan perhiasan saat butuh tambahan modal, hingga akhirnya dipercaya menjadi agen Pegadaian bersertifikat.
Bersama Pegadaian, Karmila berkesempatan menjadi salah satu agen terbaik seluruh Indonesia utusan Manado di acara Gathering Nasional dan Agen Pegadaian Awards 2025 yang diselenggarakan di Surabaya (15/02) lalu. Ia menjadi salah satu penerima awards dari Pegadaian berkat kemitraan strategis bersama PT Pegadaian.
Waktu berjalan, usaha kantinnya tak lagi menjadi sumber utama penghasilan. Karmila justru semakin mantap menapaki peran baru sebagai agen Pegadaian bersertifikat. Penghasilannya kini jauh lebih stabil, bahkan ia menyebut bisa menyamai gaji kepala cabang. Dari keuntungan itulah, Karmila mewujudkan impian terbesarnya: mengantar keluarganya berangkat umroh ke Tanah Suci.
“Semua ini berkat Pegadaian. Saya bisa menabung, berinvestasi, dan bantu orang lain lewat program cicilan emas. Program ini paling membantu masyarakat,” ungkapnya haru.
Kisah Karmila menjadi bukti nyata bahwa perubahan besar sering lahir dari langkah sederhana. Dari tangan seorang pedagang kantin yang tekun, kini lahir sosok inspiratif yang membuktikan bahwa menjadi sukses selalu membutuhkan keteguhan hati dan kerja keras. (*)