Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Alex Chang Bagikan Kisah Inspiratif Perjalanan Hidup dan Bisnis di SMA Negeri 1 Manado

Clavel Lukas • Jumat, 10 Oktober 2025 | 09:39 WIB
Alex Chang
Alex Chang

MANADOPOST.ID — Kisah hidup penuh perjuangan dan kreativitas disampaikan pengusaha sukses Alex Chang saat berbagi inspirasi di kelas entrepreneur SMA Negeri 1 Manado.

Di hadapan ratusan siswa, Alex mengisahkan perjalanan hidupnya dari masa sekolah hingga menjadi pengusaha tangguh yang jatuh bangun membangun bisnis dari nol.

“Saya ini orang Tionghoa asal Selat Panjang Riau. Merantau ke Cirebon. Bandel tapi prestasi bagus,” ujarnya disambut tawa siswa.

Ia menceritakan masa-masa remajanya yang penuh tantangan. Meski dikenal nakal, Alex tetap menjadi salah satu siswa berprestasi di SMP Santa Maria dan berhasil masuk SMA St. Aloysius Pak Tom, salah satu sekolah terbaik di Jawa Barat kala itu.

Namun, kehidupannya berubah ketika usaha orang tuanya bangkrut. Alex terpaksa menanggung kenyataan pahit: tidak mampu membayar uang sekolah selama tiga bulan.

“Kepala sekolah sampai memanggil saya dan minta maaf karena saya sudah tidak bisa lanjut. Uang sekolah waktu itu cuma Rp30.000, tapi bagi kami jumlah itu sangat besar,” kenangnya.

Keterbatasan itu tidak membuatnya menyerah. Justru menjadi cambuk untuk terus berusaha. “Waktu SMA, teman-teman sudah punya motor, saya belum. Tapi saya yakin, kerja keras bisa menggantikan semua keterbatasan,” ujarnya.

Semangat kewirausahaan Alex muncul sejak kuliah di Surabaya. Ia melihat peluang bisnis sederhana — menjual poster dan foto artis idola yang kala itu sedang tren di kalangan mahasiswa.

“Saya pinjam motor sepupu, potong joknya supaya bisa muat barang, lalu keliling Jawa menjual poster. Tidak ada GPS, saya pakai peta kertas yang saya spidol sendiri jalurnya,” kata Alex.

Ia menempuh perjalanan selama 13 hari naik motor dari Surabaya hingga Jakarta, melewati berbagai kota seperti Pasuruan, Probolinggo, Jember, Banyuwangi, hingga Semarang.

“Tidur kadang di pelataran masjid, gereja, atau klenteng. Yang penting aman. Di Jakarta, saya bahkan sempat tidur di pelataran Mal Blok M Plaza,” tuturnya yang kembali mengundang tawa dan tepuk tangan para siswa.

Alex mengatakan, pengalaman itu menjadi sekolah kehidupan baginya. “Entrepreneur itu bukan soal cari untung, tapi bagaimana membuat orang lain senang dulu — baru keuntungan akan datang,” tegasnya.

Setelah melewati banyak lika-liku bisnis, Alex akhirnya merantau ke Sulawesi Utara. Ia datang dari Makassar naik bus kecil tanpa AC selama lima hari lima malam.

“Sampai di Manado, saya langsung jatuh cinta. Bukan sama wanita cantik, tapi sama suasana dan keramahan orang Manado,” katanya.

Kini, Alex Chang dikenal sebagai salah satu pengusaha sukses yang memulai segalanya dari nol. Kepada siswa SMA Negeri 1 Manado, ia berpesan agar tidak takut gagal dan selalu berpikir kreatif.

“Jadi pengusaha itu seni untuk mencapai tujuan. Kalau cuma mau untung, kalian akan cepat lelah. Tapi kalau kalian mau bikin orang lain senang, kalian akan terus semangat,” tutupnya.

Materi ini Dalam kegiatan IMA Goes To School rangakaian Manado High Street Market yang akan dilaksanakan di atrium Mantos 3 15-19 Oktober 2025.

Editor : Clavel Lukas
#SMA N 1 Manado #IMA