MANADOPOST.ID – Perusahaan alat berat asal China, SANY Group, menandatangani kerja sama pembiayaan dengan lembaga keuangan Indonesia senilai RMB 1,45 miliar atau sekitar Rp 3,3 triliun.
Kesepakatan ini diumumkan di Jakarta pada 1 November 2025 dan menjadi bagian dari strategi ekspansi bisnis SANY di Asia Tenggara.
Menurut SanyGlobal.com, kemitraan ini bertujuan memperkuat layanan keuangan bagi pelanggan sektor konstruksi dan pertambangan di Indonesia.
Perjanjian tersebut akan memudahkan pembelian alat berat melalui skema kredit dan leasing yang fleksibel.
SANY juga akan membuka kantor pusat regional di Jakarta sebagai pusat layanan pelanggan Asia Selatan.
Indonesia dipilih karena dianggap sebagai pasar strategis dengan kebutuhan infrastruktur tinggi.
Kerjasama ini diharapkan mendukung pembangunan jalan, pelabuhan, dan proyek energi nasional.
Baca Juga: OpenAI dan Amazon Teken Kontrak Rp 600 Triliun untuk Dorong Infrastruktur Cloud AI
CEO SANY Asia, Liang Wengen, menyebut bahwa Indonesia memiliki potensi pertumbuhan alat berat terbesar di kawasan ASEAN.
SANY akan menyediakan produk baru dengan efisiensi bahan bakar dan emisi rendah untuk mendukung agenda hijau.
Selain itu, SANY akan melatih teknisi lokal melalui program sertifikasi bersama dengan lembaga pelatihan Indonesia.
Kemitraan ini mencerminkan hubungan ekonomi bilateral yang semakin erat antara China dan Indonesia.
Pemerintah menyambut positif langkah ini karena dapat meningkatkan transfer teknologi industri manufaktur.
SANY menargetkan peningkatan pangsa pasar hingga 25% pada 2026 di sektor alat berat nasional.
Proyek kerja sama ini juga mencakup layanan purna jual, logistik suku cadang, dan pembiayaan berbasis digital.
Menurut analis industri, ekspansi ini akan menambah daya saing sektor alat berat di Indonesia yang didominasi merek Jepang.
Langkah SANY menjadi bukti meningkatnya peran investor China dalam mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah memperkuat sektor industri dan logistik nasional.
SANY optimis kerja sama ini akan mempercepat modernisasi sektor konstruksi dan energi Indonesia.
Kemitraan ini menjadi contoh nyata bagaimana investasi internasional dapat memperkuat ekonomi lokal.
(ra)
Editor : Jasinta Bolang