Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pertamina Tegaskan Transparansi adalah Kunci Bangun Kepercayaan Publik

Jasinta Bolang • Sabtu, 22 November 2025 | 09:20 WIB
Photo
Photo

MANADOPOST.ID - Pertamina menyatakan bahwa keterbukaan informasi menjadi pondasi utama dalam membangun kepercayaan publik.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan pentingnya transparansi dalam sistem tata kelola perusahaan.
Menurut Simon, tanpa keterbukaan, publik akan sulit percaya pada langkah-langkah perbaikan internal.
Pertamina merespons berbagai kritik dan sorotan publik dengan memperkuat kanal informasi mereka.
Salah satu inisiatifnya adalah mengoptimalkan kanal digital agar masyarakat bisa mengakses data dengan mudah.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyatakan bahwa perusahaan melawan misinformasi melalui transparansi.
Masyarakat dapat mengecek informasi resmi lewat website Pertamina, media sosial, dan aplikasi layanan publik.

Baca Juga: Kolaborasi Indonesia - Norwegia, PLN Siap Lakukan Salah Satu Perdagangan Karbon Terbesar di Dunia
Pertamina juga membuka layanan informasi publik melalui Call Center 135 dan email khusus agar publik bisa menanyakan data langsung.
Dalam membangun sistem transparansi, Pertamina menekankan pentingnya akuntabilitas sebagai bagian dari good corporate governance.
Simon menyebut bahwa keterbukaan informasi bukan hanya sebagai kewajiban birokrasi, tetapi sebagai budaya perusahaan.
Dengan transparansi, Pertamina ingin memastikan semua stakeholder — seperti masyarakat, regulator, dan investor — bisa melihat aktivitasnya.
Saat menghadapi kasus kontroversial, seperti tuduhan korupsi atau penyalahgunaan, Pertamina berjanji akan lebih proaktif menjelaskan fakta.
Perusahaan juga telah menyentuh aspek inklusivitas dalam kanal informasi, dengan layanan ramah disabilitas.
Pertamina ingin semua warga, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan akses penuh ke informasi publik.
Strategi ini tidak hanya untuk memulihkan kepercayaan, tetapi juga mencegah disinformasi di era digital yang cepat.
Menurut Fadjar, data dan informasi yang akurat dapat menjinakkan hoaks dan opini publik negatif.
Selain itu, transparansi juga penting untuk mendukung target Pertamina dalam tata kelola ESG (Environmental, Social, Governance).
Pertamina turut berkomitmen agar transformasi digital informasinya selaras dengan praktik tata kelola ramah lingkungan dan sosial.
Sebagai bukti komitmen, Pertamina meraih penghargaan “Badan Publik Terinovatif” dalam ajang keterbukaan informasi nasional.
Penghargaan ini menunjukkan bahwa upaya keterbukaan Pertamina mendapat pengakuan dari publik dan lembaga informasi.
Dengan langkah-langkah ini, Pertamina berharap bisa memulihkan kepercayaan masyarakat dan mempertahankan reputasi di tengah tantangan industri energi.

Editor : Jasinta Bolang
#KorporasiBUMN #EkonomiBisnis #transparansi #KepercayaanPublik #Pertamina