MANADOPOST.ID - Menteri Pariwisata menyampaikan target yang ambisius untuk Pekan Belanja BINA di penghujung tahun.
Menurut Menpar, program ini diharapkan dapat meraup transaksi sebesar Rp 30 triliun.
Pekan Belanja BINA sendiri merupakan bagian dari kampanye “Belanja di Indonesia Aja (BINA)”.
Program ini melibatkan lebih dari 400 pusat perbelanjaan di 24 provinsi.
Menpar menyebut bahwa gerakan ritel dan pariwisata akan saling memperkuat melalui kampanye ini.
Belanja menjadi salah satu cara untuk menarik wisatawan dan memperpanjang lama tinggal mereka di destinasi.
Dengan diskon besar-besaran, belanja di mall bisa menjadi motivasi wisatawan lokal dan mancanegara.
Menpar optimistis BINA Great Sale bisa menghidupkan sektor ritel yang sempat lesu di beberapa daerah.
Program ini juga dianggap sebagai stimulus bagi para pelaku usaha lokal untuk memperkuat bisnis ritel.
Selain itu, Menpar berharap kunjungan wisatawan internasional juga meningkat lewat program belanja ini.
Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Mendag Waspadai Cabai Makin Mahal Jelang Nataru
FIGUR ritel dan pariwisata bersama HIPPINDO dan asosiasi mal pun terlibat aktif mendukung target ini.
Menurut rencana, Pekan Belanja akan digelar mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Menpar menilai jangka waktu yang panjang akan memberikan ruang bagi ritel untuk merencanakan stok dan promosi.
Strategi diskon juga akan digencarkan, termasuk insentif bagi wisatawan mancanegara seperti tax refund.
Beberapa gerai ritel besar menyatakan siap memberi potongan harga besar untuk menarik pembeli lokal dan asing.
Kampanye juga menyasar wisatawan ASEAN untuk mendatangkan belanja lintas negara ke Indonesia.
Bagi pariwisata nasional, belanja menjadi bagian dari “wisata belanja” modern yang bisa diangkat sebagai daya tarik.
Jika target Rp 30 triliun tercapai, program BINA akan menjadi bukti keberhasilan sinergi ritel dan sektor pariwisata.
Tapi, Menpar juga menyadari risiko seperti stok barang, logistik, dan kapasitas mall yang harus dikelola dengan baik.
Implementasi program ini akan menjadi uji nyata bagi kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong konsumsi nasional.
Menpar optimis bahwa dengan strategi tepat, Pekan Belanja BINA bisa jadi momentum emas untuk ekonomi akhir tahun.