MANADOPOST.ID – Pemerintah Prancis mengumumkan investasi besar untuk sektor industri pada November 2025.
Total dana yang disiapkan mencapai €30,4 miliar untuk 151 proyek nasional.
Investasi ini bertujuan memperkuat fondasi industri yang sedang melemah.
Menurut Le Monde, meski angka investasi sangat besar, krisis kepercayaan masih menjadi masalah utama.
Investor menilai kondisi politik Prancis terlalu tidak stabil untuk investasi jangka panjang.
Pada 2024, investasi asing di Prancis menurun hingga 7 persen.
Penurunan itu disebabkan banyak perusahaan memilih negara tetangga yang lebih stabil.
Pemerintah Prancis berusaha meyakinkan investor dengan berbagai insentif baru.
Investasi difokuskan pada teknologi tinggi, pusat data, dan fasilitas daur ulang.
Baca Juga: Europe Full of Character “Cheese Eat Up!” Jadi Penutup Manis Kampanye Keju Prancis di Indonesia
Proyek ini diperkirakan membawa 80.000 lapangan kerja baru.
Namun, pelaku industri masih menunggu kebijakan yang lebih konsisten.
Pengusaha menyebut perubahan regulasi yang terlalu sering menyulitkan perencanaan.
Ekonom memperingatkan bahwa investasi besar saja tidak menjamin pertumbuhan.
Tanpa stabilitas politik, modal asing akan sulit masuk secara optimal.
Prancis sebenarnya memiliki potensi besar sebagai pusat industri Eropa.
Tetapi kompetisi dari Jerman dan Inggris makin menguat.
Pemerintah berencana membentuk dewan khusus untuk memantau efektivitas proyek industri.
Dewan ini akan mengevaluasi apakah regulasi sudah cukup ramah bagi investor.
Meski begitu, masyarakat tetap berharap proyek besar ini membuka peluang baru.
Situasi industri Prancis kini berada di masa penantian antara optimisme dan kekhawatiran.
(ra)
Editor : Jasinta Bolang