MANADOPOST.ID – PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi memperkuat keandalan pasokan listrik di Sistem Sulawesi melalui kerja sama strategis dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan MoU Penyediaan Layanan Informasi di Bidang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika antara PLN UIP3B Sulawesi dan BMKG di Jakarta, Kamis (4/12).
General Manager PLN UIP3B Sulawesi - Fermi Trafianto menjelaskan bahwa Nota Kesepahaman dengan BMKG ini merupakan langkah penting untuk memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan di Pulau Sulawesi, yang sangat dipengaruhi oleh dinamika cuaca dan iklim.
“Operasi sistem kelistrikan di Sulawesi, khususnya penyaluran tenaga listrik dan pengaturan beban, sangat bergantung pada kondisi cuaca, curah hujan, angin, hingga potensi petir. Melalui kerja sama ini, kami mendapatkan dukungan data dan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang lebih akurat dan terukur sehingga pengaturan beban dan operasi jaringan transmisi dapat dilakukan lebih andal, aman, dan efisien,” ujar Fermi.
Baca Juga: FIFGROUP Hadirkan Kemudahan Pembiayaan dan Promo Menarik di Hajatan Cabang Manado
Selanjutnya, RR Rima Eryani - Kepala Biro Hukum, Humas dan Kerjasama BMKG menyampaikan bahwa BMKG berkomitmen mendukung sektor ketenagalistrikan melalui layanan informasi yang komprehensif dan tepat guna.
“BMKG tidak hanya menyediakan data, tetapi juga analisis, prediksi, dan interpretasi yang dibutuhkan PLN untuk pengambilan keputusan operasional. Mulai dari prakiraan cuaca harian hingga informasi kejadian petir, semuanya dirancang agar dapat langsung dimanfaatkan dalam menjaga kontinuitas dan keandalan pasokan listrik di wilayah Sulawesi,” ungkapnya.
Kerja sama ini juga memperkuat manajemen risiko PLN terhadap potensi gangguan akibat cuaca ekstrem, early warning notification, variabilitas iklim, dan kejadian petir yang dapat berdampak pada jaringan transmisi dan keandalan penyaluran listrik. Melalui akses informasi yang lebih rinci, cepat, dan terstruktur, PLN dapat melakukan langkah antisipatif mulai dari pengaturan beban, koordinasi operasi, hingga kesiapan petugas di lapangan.
Baca Juga: Gubernur Yulius Selvanus Pastikan Listrik 24 Jam di Empat Pulau, Warga Sebut jadi Kado Natal
Fermi menambahkan “Harapan kami, melalui pemanfaatan data dan layanan BMKG yang terintegrasi, sistem kelistrikan di Sulawesi dapat semakin tangguh menghadapi perubahan iklim dan cuaca ekstrem, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat yang mengandalkan listrik PLN setiap hari.”
Dengan ditandatanganinya MoU ini, PLN UIP3B Sulawesi dan BMKG sepakat untuk terus memperkuat kolaborasi serta melakukan evaluasi berkala agar layanan informasi yang disediakan semakin tepat guna, adaptif, dan memberikan manfaat maksimal bagi keandalan pasokan listrik di Sulawesi.
Editor : Ayurahmi Rais