Selain pertumbuhan volume, J&T Express juga mempertahankan kualitas layanan sepanjang 2025. Ketepatan waktu pengiriman tetap terjaga, termasuk pada periode lonjakan pengiriman seperti tanggal kembar dan Ramadan. Dari sisi kategori, pengiriman didominasi produk fesyen, dokumen, dan kecantikan, seiring meningkatnya kebutuhan logistik yang semakin beragam. Adapun kota tujuan pengiriman terbanyak meliputi wilayah Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya.
CEO J&T Express, Robin Lo, menyampaikan bahwa pertumbuhan volume pengiriman menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan J&T Express. Menurutnya, capaian tersebut menjadi pemacu bagi perusahaan untuk terus memprioritaskan kepuasan pelanggan melalui peningkatan layanan operasional. Dengan layanan yang semakin andal, J&T Express berharap loyalitas pelanggan dapat terus terjaga dan pertumbuhan bisnis berlangsung secara berkelanjutan.
Untuk mendukung tren pertumbuhan tersebut, J&T Express terus memperkuat infrastruktur dan kapabilitas layanannya. Saat ini, perusahaan telah mengoperasikan fasilitas automatic sorting system di 19 gateway yang tersebar di berbagai kota, antara lain Medan, Palembang, Lampung, Tangerang, Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang, dan Surabaya. Sistem sortir otomatis ini mampu meningkatkan kapasitas penyortiran hingga empat kali lebih cepat dibandingkan sistem konvensional, sehingga mempercepat proses distribusi sekaligus meningkatkan akurasi pengiriman.
Dari sisi layanan pelanggan, J&T Express juga menghadirkan Drop Point Signature, outlet modern yang dilengkapi ruang tunggu ber-AC, marketing helpdesk, serta area packing khusus. Dengan konsep yang lebih premium, layanan ini dirancang untuk memberikan pengalaman pengiriman yang lebih nyaman dan ramah bagi pelanggan. Hingga saat ini, Drop Point Signature telah hadir di 10 kota di Indonesia yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, dengan target pengembangan hingga 40 outlet pada 2026.
Sejalan dengan penguatan kinerja dan inovasi layanan, J&T Express juga menegaskan komitmennya terhadap pertumbuhan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Robin Lo menyatakan bahwa ekspansi bisnis dan peningkatan kapasitas operasional perlu berjalan beriringan dengan kontribusi nyata bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Sepanjang 2025, J&T Express menjalankan sejumlah kegiatan sosial, antara lain melalui Program J&T Antar Inspirasi yang memberikan apresiasi pendidikan kepada 10 siswa terpilih dengan nilai masing-masing Rp100 juta, pelatihan bagi lebih dari 40 guru di Sulawesi Tengah, serta penyaluran ratusan buku bacaan dan pelatihan manajemen perpustakaan di SDN 02 Mola Utara, Wakatobi. Selain itu, dalam rangka ulang tahun ke-10 perusahaan, J&T Express membagikan makan gratis kepada lebih dari 26 ribu penerima di 26 titik di Indonesia, mendistribusikan 1.000 paket sembako di sejumlah kota, serta melakukan revitalisasi fasilitas publik di Surabaya, Bekasi, dan Semarang.
Memasuki akhir 2025, J&T Express optimistis kinerja pengiriman akan terus tumbuh seiring lonjakan volume pada momentum Harbolnas 12.12 serta periode Natal dan Tahun Baru. Optimisme ini didukung oleh kinerja tahun sebelumnya, di mana kuartal IV menjadi periode dengan volume pengiriman tertinggi sepanjang 2024 dan menyumbang lebih dari 30 persen dari total pengiriman tahunan.
Robin Lo menutup dengan menyatakan bahwa pertumbuhan dari tahun ke tahun mencerminkan pendekatan J&T Express yang terukur dan berorientasi jangka panjang. Ke depan, perusahaan optimistis dapat terus tumbuh secara berkelanjutan sejalan dengan besarnya potensi industri logistik nasional yang didorong oleh perkembangan e-commerce serta meningkatnya kebutuhan pengiriman yang cepat dan andal.(ame)
Editor : Amelia Beatrix