MANADOPOST.ID — Perayaan Natal Satgas Pariwisata Sulawesi Utara (Sulut) bertajuk Jingle & Mingle berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, Kamis (18/12).
Mengusung tema “Love, Blessings, and Diversity”, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan lintas sektor untuk merangkum keberagaman dan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun pariwisata Sulawesi Utara.
Acara Natal ini merupakan rangkaian lanjutan dari City Tour Stakeholder Pariwisata yang digelar siang harinya pukul 13.00.
Tour tersebut mengunjungi sejumlah destinasi seperti Manado Boulevard Waterfront (MBW), Gunung Tumpa, hingga ke Bandara Sam Ratulangi, yang diterima langsung GM Bandara Sam Ratulangi Manado Radityo Ari Purwoko.
Suasana jingle dan mingle mencerminkan semangat saling menyapa, berbagi, dan mempererat relasi antar pelaku pariwisata dalam nuansa Natal yang inklusif.
Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, yang dibacakan oleh Asisten II Sekrprov Sulut Christian Talumepa, menekankan pentingnya kebersamaan sebagai fondasi utama pembangunan daerah, termasuk dalam pengembangan sektor pariwisata.
Ia menyampaikan, Sulawesi Utara dianugerahi potensi pariwisata yang sangat besar dan beragam, mulai dari keindahan pantai dan pasir putih, pegunungan, hingga berbagai destinasi wisata alam dan buatan yang menakjubkan.
“Kita bisa sama seperti Bali, bahkan melebihi Bali. Namun semua itu membutuhkan usaha bersama. Bali menjadi kuat karena mampu mengemas pariwisata dengan budaya. Sulawesi Utara pun harus bergerak ke arah itu ke depan,” tegasnya.
Melalui momentum Natal Satgas Pariwisata Sulut ini, gubernur berharap seluruh pelaku pariwisata dapat menyatukan visi dan misi, menjadikan perbedaan sebagai kekayaan, serta membangun sinergi yang solid agar pariwisata Sulawesi Utara semakin dikenal, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di mata dunia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sulut Kartika Devi Tanos, menegaskan, perayaan Natal ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan ide, semangat, dan kolaborasi baru dalam memajukan pariwisata daerah.
Menurutnya, sesuai arahan Gubernur Sulut, fokus utama menjelang momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) adalah memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh destinasi wisata di Sulawesi Utara.
“Tema Love, Blessings, and Diversity mengingatkan kita bahwa pariwisata tumbuh dari rasa saling menghargai.
Yang terpenting saat ini adalah menjamin semua tempat wisata aman dan nyaman, agar setiap wisatawan yang datang merasa senang dan ingin kembali,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan semangat persatuan dalam keberagaman yang tercermin dalam perayaan Natal ini, pariwisata Sulawesi Utara diyakini mampu berkembang lebih kuat, berdaya saing, serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Diketahui kegiatan ini digagas oleh sejumlah pihak. Antara lain, BPPD Manado, BPPD Tomohon, Tibogaul Travel, Excelsior Travel, Chocos Travel, IHGMA, Asidewi, PUTRI, dan Genpi. Serta mendapatkan dukungan dari Dinas Pariwisata Manado, Dinas Pariwisata Provinsi Sulut, Angkasa Pura, Damri, dan RS Sentra Medika.
(Ayurahmi)
Editor : Ayurahmi Rais