MANADOPOST.ID- PT Bank SulutGo (BSG) kembali mempertegas komitmennya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta membangun budaya kerja yang bersih dari segala bentuk kecurangan.
Pada Senin (12/1) lalu, BSG menggelar acara Sosialisasi dan Penandatanganan Pakta Integritas Anti Fraud dan Anti Penyuapan Tahun 2026 di Ballroom Lantai 9 Kantor Pusat BSG, Manado.
Dalam kesempatan itu, Direktur Utama Bank SulutGo, Revino M. Pepah, menyatakan bahwa penandatanganan pakta integritas ini merupakan langkah krusial untuk menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan.
"Integritas adalah aset terbesar kita. Melalui komitmen Anti Fraud dan Anti Penyuapan ini, kita memastikan bahwa pertumbuhan Bank SulutGo ke depan didasarkan pada fondasi yang jujur, transparan, dan profesional. Tidak ada toleransi bagi tindakan yang merugikan perusahaan dan nasabah," ujar Revino.
Pada puncak acara ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas Anti Fraud dan Anti Penyuapan yang dilakukan secara khidmat oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi.
Komisaris Utama Bank SulutGo, Ramoy M. Luntungan, dan Komisaris Djafar Alkatiri menjadi yang pertama menandatangani pakta integritas tersebut. Langkah ini kemudian diikuti oleh jajaran Direksi, yakni Revino M. Pepah, Louisa M. Parengkuan, dan H. Machmud Turuis. Penandatanganan juga dilakukan oleh Group Head dan para Pemimpin Divisi yang hadir mewakili seluruh pegawai kantor pusat.
Dengan penandatanganan ini, Bank SulutGo secara resmi mendeklarasikan sikap Zero Tolerance terhadap tindakan fraud maupun praktik penyuapan.
Hal ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem perbankan yang sehat di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh nasabah dalam bertransaksi.
Editor : Ayurahmi Rais