Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Nilai Tukar Rupiah Nyaris Sentuh 17 Ribu per USD Purbaya Klaim Ekonomi Masih Kuat

Ayurahmi Rais • Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53 WIB

 

Menkeu Purbaya
Menkeu Purbaya

 

MANADOPOST.ID- Pada penutupan perdagangan, Selasa (20/1) , nilai tukar rupiah kembali melemah. Nyaris sentuh Rp17 ribu per Dollar AS.
Meski demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih relatif terbatas dan tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian nasional.

Menurut Purbaya, fondasi sistem ekonomi Indonesia masih cukup terjaga, sehingga pelemahan rupiah tidak akan berdampak besar pada ekonomi. "Memang melemah, tapi kalau dilihat dari persentasenya sedikit lah dibanding level sebelumnya. Jadi artinya sistem juga terlihat. Menurut saya dampak ke ekonomi akan minimum," kata Purbaya.

Purbaya menekankan bahwa kunci utama menjaga stabilitas rupiah adalah dengan terus memperkuat fundamental ekonomi domestik. Ketika fondasi ekonomi membaik, kepercayaan pasar akan meningkat dan investor akan kembali masuk ke Indonesia.

"Yang penting fondasi ekonomi kita terus diperbaiki. Ekonomi di dalam negeri meningkat, orang akan melihat. Rupiahnya bagus, investor akan balik ke sini, termasuk investor asing," jelasnya.

Purbaya juga menyinggung pergerakan positif pasar modal sebagai salah satu indikator masuknya aliran dana asing.

Menurutnya, penguatan pasar modal tidak mungkin terjadi tanpa partisipasi investor global. "Karena dilihat di pasar modal, naik kan. Pasar modal enggak mungkin naik kalau enggak ada investor asing yang masuk ke sini juga," imbuhnya.

Dengan kondisi tersebut, Purbaya optimistis rupiah ke depan berpeluang kembali menguat seiring perbaikan ekonomi yang terus dijaga pemerintah. Ia pun mengingatkan pelaku pasar agar tidak berspekulasi berlebihan terhadap pergerakan nilai tukar.

"Kalau ekonomi kita jaga terus dan kita perbaiki ke depan, rupiah akan cenderung menguat. Jadi untuk spekulator-spekulator, jangan terlalu ambil posisi yang terlalu long," tegasnya.

Purbaya mengungkapkan pemerintah bersama otoritas terkait telah melakukan rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dengan DPR. Dalam pertemuan tersebut, DPR mendorong agar sinergi kebijakan antarlembaga terus diperkuat.

Baca Juga: Pejabat Teras di Pemkot Bitung Saling Sikut, Program HH-RM Terhambat?

"Sudah jelas DPR meminta kita untuk lebih sinergi lagi ke depan. Dengan dukungan DPR, kita akan semakin sinergi," ungkapnya.

Sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), kata dia, diyakini akan menggerakkan seluruh mesin ekonomi nasional.

Dengan demikian, Purbaya yakin bahwa perekonomian Indonesia akan terus membaik dan rupiah akan cenderung menguat ke depan.

Editor : Ayurahmi Rais