MANADOPOST.ID- Setelah sukses di sejumlah negara Asia seperti Thailand, Singapura, Malaysia, dan Jepang. Pada kuartal -I tahun ini Bank Indonesia (BI) menargetkan perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di China dan Korea Selatan
Langkah ini menjadi bagian dari penguatan strategi akseptasi digital dan perluasan sistem pembayaran nasional di level global.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan otoritas moneter tengah mempersiapkan implementasi QRIS antarnegara dengan kedua negara tersebut. "Penguatan strategi akseptasi digital melalui persiapan implementasi QRIS Antarnegara Indonesia-China dan QRIS Antarnegara Indonesia-Korea Selatan sekitar kuartal I 2026," ujar Perry.
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menyebut proses finalisasi kerja sama dengan China dan Korea Selatan sudah memasuki tahap lanjut. Ditargetkan bisa segera digunakan untuk mempermudah warga Indonesia yang ingin berlibur ke kedua negara itu.
Selain kedua negara tersebut, BI juga membuka peluang perluasan kerja sama QRIS lintas negara dengan negara lain di kawasan Asia. Diskusi intensif tengah dilakukan dengan India.
Dari sisi target, BI membidik peningkatan signifikan transaksi dan jangkauan QRIS, baik di dalam maupun luar negeri. Filianingsih menyebut BI menargetkan 17 miliar transaksi QRIS dan delapan negara mitra untuk layanan lintas batas.
Editor : Ayurahmi Rais