MANADOPOST.ID - Epson Indonesia memaparkan roadmap hingga 2026 dengan menitikberatkan pada inovasi ramah lingkungan dan penguatan solusi business-to-business (B2B). Strategi tersebut disampaikan dalam agenda media gathering dan focus group discussion yang digelar di Bangkok dan dihadiri perwakilan media dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam pemaparannya, manajemen Epson menegaskan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan (sustainability) sebagai fondasi utama pertumbuhan bisnis. Epson menargetkan pengembangan produk dengan konsumsi daya lebih rendah, efisiensi operasional yang lebih baik, serta pengurangan emisi karbon dalam proses produksi maupun distribusi.
Fokus pada teknologi cetak berbasis heat-free menjadi salah satu andalan dalam roadmap 2026. Teknologi ini dinilai mampu menekan penggunaan energi secara signifikan dibandingkan metode konvensional, sekaligus meminimalkan limbah dan kebutuhan perawatan. Langkah ini sejalan dengan meningkatnya tuntutan pasar terhadap perangkat yang hemat energi dan mendukung prinsip environmental, social, and governance (ESG).
Tak hanya itu, Epson juga memperkuat lini solusi B2B untuk menjawab kebutuhan sektor korporasi, pendidikan, industri kreatif, hingga manufaktur. Perusahaan melihat peluang besar pada transformasi digital yang mendorong efisiensi, otomatisasi, serta produktivitas bisnis. Dengan menghadirkan solusi terintegrasi, Epson ingin menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha dalam meningkatkan daya saing di tengah dinamika ekonomi global.
Perwakilan Manado Post turut ambil bagian dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Epson di Bangkok. Kehadiran media asal Sulawesi Utara tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas perspektif daerah dalam memahami roadmap Epson 2026, khususnya terkait inovasi ramah lingkungan dan penguatan solusi B2B. Melalui forum diskusi ini, Manado Post berkesempatan menggali langsung strategi perusahaan sekaligus menyerap informasi komprehensif yang relevan bagi pelaku usaha dan pembaca di daerah.
Melalui roadmap 2026, Epson optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan di pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Kombinasi inovasi teknologi, komitmen terhadap lingkungan, dan penguatan segmen B2B diyakini menjadi kunci perusahaan dalam menghadapi tantangan industri sekaligus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pelanggan dan mitra bisnis.(ame)
Editor : Amelia Beatrix