Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Bangkit dari PHK, Syahril Wujudkan Mimpi di Bulan Ramadhan Bersama YBM PLN UIP3B Sulawesi

Ayurahmi Rais • Senin, 2 Maret 2026 | 10:58 WIB

Syahril menunjukkan bantuan modal usaha dari YBM PLN UIP3B Sulawesi yang menjadi titik awal pengembangan usahanya.
Syahril menunjukkan bantuan modal usaha dari YBM PLN UIP3B Sulawesi yang menjadi titik awal pengembangan usahanya.

 

MANADOPOST.ID– Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk bangkit, memperbaiki diri, dan menyalakan harapan .

Semangat inilah yang tercermin dari perjalanan Syahril, seorang pemuda asal Makassar yang berhasil bangkit dari keterpurukan dan kini merintis usaha kuliner secara mandiri.

 

Syahril, anak pertama dari tiga bersaudara yang berasal dari keluarga pedagang ikan di Lelong Makassar, sempat menghadapi kenyataan pahit ketika harus menerima pemutusan hubungan kerja (PHK) dari salah satu perusahaan swasta. Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya menyerah. Berbekal semangat dan tekad kuat, alumni UIN Alauddin Makassar jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam ini mulai merintis usaha kecil-kecilan bersama temannya dari sebuah kamar kos sederhana.

 

Dari ruang terbatas itu, Syahril memulai usaha penjualan burger secara daring. Pesanan datang perlahan, namun konsisten. Langkah kecil tersebut menjadi awal perjalanan panjang yang kini membawanya pada titik yang lebih baik.

Melalui amanah dana zakat dari para muzakki yang disalurkan melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP3B Sulawesi, Syahril kini berhasil mengembangkan usahanya dengan menghadirkan kontainer box serta menyewa tempat usaha sendiri yang diberi nama Kedai Al Fath Food & Drink.

 

Momen Ramadhan tahun ini menjadi semakin istimewa, di mana Syahril melaksanakan grand opening kedainya menjelang waktu berbuka puasa pukul 16.00 WITA. Kehadiran kedai tersebut menjadi simbol perjuangan, ketekunan, serta harapan baru dalam membangun masa depan yang lebih baik.

 

General Manager PLN UIP3B Sulawesi sekaligus Pembina YBM PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menyampaikan bahwa kisah Syahril merupakan bukti nyata bahwa zakat tidak hanya membantu, tetapi juga mampu memberdayakan dan mengubah kehidupan.

Baca Juga: Dirut RSUP Kandou Dorong Ekonomi Kreatif Internal Lewat Bazaar Ramadhan DWP

“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas. Melalui YBM PLN, kami berupaya memastikan bahwa dana zakat yang dititipkan oleh para muzakki dapat memberikan dampak nyata, seperti yang dirasakan oleh Syahril. Ini bukan sekadar bantuan, tetapi sebuah proses pemberdayaan agar para penerima manfaat dapat mandiri dan berkembang,” ujar Fermi.

Ia juga menambahkan bahwa PLN berkomitmen untuk terus mendorong program-program sosial yang berorientasi pada keberlanjutan, khususnya dalam mendukung pelaku UMKM sebagai pilar ekonomi masyarakat.

Bagi Syahril, usaha yang dirintisnya bukan hanya tentang mencari penghasilan, tetapi juga tentang membahagiakan orang tua dan mewujudkan cita-cita sederhana namun mulia.

“Usaha ini saya jalankan untuk membantu orang tua, membalas perjuangan mereka, dan semoga suatu hari bisa memberangkatkan mereka ke tanah suci,” ungkap Syahril penuh harap.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para muzakki YBM PLN atas dukungan yang telah diberikan.

“Terima kasih kepada YBM PLN dan seluruh muzakki. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan dibalas dengan keberkahan,” tambahnya.

Kisah Syahril menjadi gambaran nyata bagaimana zakat yang dikelola secara tepat dapat mendorong transformasi dari mustahik menjadi muzakki. Dari keterbatasan, lahir kemandirian. Dari kesulitan, tumbuh harapan baru.

Melalui momentum Ramadhan ini, YBM PLN UIP3B Sulawesi terus berupaya menyalakan energi kebaikan, mendorong pemberdayaan ekonomi, serta menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Harapannya, semakin banyak pelaku UMKM yang dapat bangkit dan berkembang melalui program zakat yang memberdayakan, sehingga tercipta ekosistem kebaikan yang terus berputar dan memberikan manfaat bagi banyak pihak.

Editor : Ayurahmi Rais