Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Perbankan Sulut Ekspansif, LDR Capai 163,09 Persen

Ayurahmi Rais • Rabu, 4 Maret 2026 | 19:42 WIB
 

 

Kepala OJK Robert Sianipar bersama jajaran dan pimpinan perbankan di sela kegiatan Media Update, Rabu (4/3).
Kepala OJK Robert Sianipar bersama jajaran dan pimpinan perbankan di sela kegiatan Media Update, Rabu (4/3).

 

MANADOPOST.ID – Rabu (4/3), Otoritas Jasa Keuangan Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (OJK SulutGo) menggelar Media Update Triwulan I Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perbankan, industri keuangan non bank (IKNB), serta insan media di Sulawesi Utara.

Turut hadir Deputi Direktur Senior Pengawasan LJK OJK SulutGo Irawan Muzhar, Deputi Direktur PEPK dan LMS OJK SulutGo Budiman P. Siahaan, Direktur Utama Bank SulutGo Revino Pepah, Pimpinan Cabang Bank Tabungan Negara Manado Rudi Wairata, serta perwakilan perbankan dan IKNB lainnya seperti BRI, BNI, Mandiri, BSI, Pegadaian, BCA, Muamalat, PNM, dan Perbarindo.

Baca Juga: JJMN dan PT Bogor Ekspres Media Ajukan Banding, Putusan PN Bogor Dinilai Belum Inkrah

Pada kesempatan tersebut, Kepala OJK SulutGo Robert Sianipar memaparkan bahwa hingga Desember 2025 kinerja intermediasi perbankan di Sulawesi Utara tetap menunjukkan tren pertumbuhan positif.

Total aset perbankan tercatat sebesar Rp107,93 triliun, tumbuh 8,65 persen secara tahunan (year on year/YoY) dan meningkat 2,20 persen secara bulanan (month to month/mtm).

Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp34,81 triliun, atau tumbuh 10,87 persen (YoY). Meski demikian, secara bulanan DPK mengalami kontraksi -1,41 persen (mtm).

Baca Juga: Kenaikan Tarif Cleaning dan Maintenance Container Disorot, Ancam Rantai Distribusi Barang dan Stabilitas Harga di Sulut

Sementara itu, penyaluran kredit tercatat sebesar Rp56,77 triliun, tumbuh 6,14 persen (YoY) dan naik 0,29 persen (mtm).

Baca Juga: Kemeriahan Perayaan Cap Go Meh di Manado: Arak-arakan dari 9 Klenteng, Atraksi Budaya yang Mempersatukan Masyarakat

“Secara umum, kinerja perbankan di Sulut tetap berjalan dengan baik. Pertumbuhan aset, DPK, dan kredit masih positif,” ujar Robert.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Direktur Senior Pengawasan LJK OJK SulutGo Irawan Muzhar memaparkan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) bank umum yang berada di level 18,07 persen, sementara BPR sebesar 21,85 persen. Angka ini menunjukkan permodalan perbankan masih dalam kondisi kuat.

Adapun rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat 163,09 persen, sedangkan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) berada di level 2,77 persen.

“Kami terus melakukan pengawasan agar stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga, terutama dalam pengelolaan risiko kredit dan likuiditas,” tegas Irawan.

Baca Juga: Pemkab Minut Tekankan Program K3, Perusahaan Wajib Penuhi Syarat Keselamatan Kerja

Secara analitis, pertumbuhan kredit yang berada di bawah pertumbuhan DPK secara tahunan menunjukkan ruang ekspansi pembiayaan masih terbuka.

Namun, tingginya LDR yang berada di atas 100 persen mengindikasikan fungsi intermediasi berjalan cukup agresif, sehingga pengelolaan likuiditas dan kualitas kredit menjadi faktor krusial dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan perbankan ke depan. 

 

 

Editor : Ayurahmi Rais