Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

BYD Perkuat Ekosistem Mudik EV Seiring Lonjakan Adopsi Kendaraan Listrik di Indonesia

Amelia Beatrix • Senin, 16 Maret 2026 | 15:21 WIB

Photo
Photo
MANADOPOST.ID — Pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan percepatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, menandai semakin kuatnya transisi menuju mobilitas berkelanjutan. Data wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia mencatat populasi kendaraan listrik nasional mencapai sekitar 43 ribu unit pada 2024 dan melonjak menjadi sekitar 104 ribu unit pada 2025.

Kenaikan lebih dari dua kali lipat dalam satu tahun tersebut memperlihatkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap teknologi kendaraan listrik. Secara kumulatif, penjualan kendaraan listrik di Indonesia kini telah menembus sekitar 175 ribu unit, dengan kontribusi terhadap pasar otomotif nasional mencapai sekitar 15 persen.

Di tengah tren tersebut, BYD menjadi salah satu produsen yang berperan besar dalam mendorong adopsi kendaraan listrik di Tanah Air. Sejak 2024, perusahaan ini mencatatkan penjualan hampir 80 ribu unit kendaraan listrik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik kini juga terlihat dari perubahan pola mobilitas masyarakat, termasuk saat musim mudik Lebaran.

Pada mudik 2024, sekitar 4.300 kendaraan listrik digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Jumlah tersebut meningkat signifikan menjadi lebih dari 13.600 unit pada mudik 2025, menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat menggunakan EV untuk perjalanan lintas kota.

“Semakin banyak keluarga Indonesia yang percaya diri melakukan perjalanan jauh menggunakan kendaraan listrik, termasuk untuk momen penting seperti mudik,” ujar Luther.

Untuk mendukung tren tersebut, BYD menghadirkan program layanan bertajuk Journey with Confidence yang dirancang khusus bagi pengguna EV selama periode mudik Lebaran. Program ini mencakup layanan pemeriksaan kendaraan General Safety Check, posko mudik di jalur tol utama, serta jaringan dealer siaga di berbagai wilayah Indonesia.

Layanan General Safety Check tersedia di seluruh dealer resmi BYD mulai 20 Februari hingga 20 April 2026. Pemeriksaan ini meliputi pengecekan kondisi kendaraan, sistem keselamatan, hingga status kesehatan baterai untuk memastikan kendaraan siap digunakan dalam perjalanan jarak jauh.

Selain itu, BYD juga menghadirkan enam posko mudik di sepanjang jalur tol Trans Jawa, antara lain di rest area KM 57 Karawang, KM 228A Cirebon, KM 379A Batang, hingga KM 575A Madiun. Posko tersebut menyediakan layanan pemeriksaan ringan, konsultasi teknis, hingga fasilitas pengisian daya kendaraan listrik.

Head of After Sales PT BYD Motor Indonesia, Ubaedilah, menjelaskan bahwa perusahaan juga menyiapkan 21 dealer siaga yang tetap beroperasi selama periode puncak mudik pada 19–23 Maret 2026.

“Dengan dukungan posko mudik, dealer siaga, serta layanan bantuan pelanggan selama 24 jam, kami berharap pengguna kendaraan BYD dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih tenang dan nyaman,” ujarnya.

Momentum ini juga diperkuat oleh keterlibatan komunitas pengguna kendaraan BYD, BEYOND Community, yang turut mengadakan perjalanan mudik bersama menggunakan kendaraan listrik. Kehadiran komunitas tersebut dinilai menjadi indikator bahwa ekosistem kendaraan listrik di Indonesia semakin berkembang dan matang.(ame)

Editor : Amelia Beatrix
#byd #Lebaran #kendaraan listrik #Ramadhan #posko mudik