MANADOPOST.ID – Di bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi kembali menyalurkan bantuan modal usaha sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi bagi para mustahik.
Bantuan kali ini diberikan kepada Muhammad Safri, warga RT 004 RW 001, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.
Muhammad Safri, yang akrab disapa Pak Safri, merupakan seorang pedagang keliling yang setiap hari menjajakan berbagai camilan seperti basreng, roti pia, dan jagung marning. Dengan modal yang terbatas, ia berkeliling dari warung ke warung demi memenuhi kebutuhan keluarganya.
Pak Safri tinggal bersama istri dan dua orang anaknya di kawasan pinggiran Kota Makassar, tepatnya di sekitar jalur samping tol kawasan Sangalinna, Kelurahan Bira. Demi mencari rezeki, ia tidak hanya berjualan di wilayah Makassar, tetapi juga menempuh perjalanan lintas kabupaten hingga ke Maros, Pangkep, Gowa, bahkan Takalar.
“Pernahka ditegur warga, kenapa jauh sekali pergi menjual sampai di Pangkep. Saya bilang saja, mungkin di situlah lagi ada rezeki,” ujar Pak Safri dengan penuh semangat.
Kegigihan tersebut menjadi salah satu alasan YBM PLN memberikan dukungan melalui bantuan modal usaha agar Pak Safri dapat mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Usaha yang dirintis Pak Safri diberi nama Cahaya Hikma. Nama ini bukan sekadar identitas usaha, tetapi juga menyimpan doa dan harapan seorang ayah bagi keluarganya.
“Cahaya” melambangkan harapan agar usaha ini dapat menjadi penerang bagi kehidupan keluarganya, sementara “Hikma” diambil dari nama anak keduanya, Nur Hikma, sebagai simbol doa agar setiap rezeki yang diperjuangkan hari ini dapat menjadi masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya.
General Manager PLN UIP3B Sulawesi sekaligus Pembina YBM PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menyampaikan bahwa momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui YBM PLN, kami berupaya memastikan bahwa keberkahan Ramadhan dapat dirasakan secara luas, terutama oleh masyarakat yang terus berjuang memenuhi kebutuhan keluarganya. Bantuan ini diharapkan tidak hanya menjadi tambahan modal usaha, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para penerima manfaat untuk terus berkembang dan mandiri secara ekonomi,” ujar Fermi.
Ia menambahkan bahwa program pemberdayaan ekonomi melalui zakat produktif merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bendahara YBM PLN UIP3B Sulawesi, Mursandi, serta turut dihadiri salah satu muzakki YBM PLN. Bendahara YBM PLN, Mursandi, menjelaskan bahwa program bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari program pemberdayaan pada pilar ekonomi yang bersifat preventif.
Sementara itu, Pak Safri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh YBM PLN UIP3B Sulawesi.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga dengan tambahan modal usaha ini, dagangan saya bisa semakin berkembang dan penjualan bisa lebih banyak lagi. Terima kasih kepada YBM PLN dan para muzakki yang telah membantu. Semoga kebaikan ini dibalas dengan keberkahan oleh Allah SWT,” ungkap Pak Safri.
Melalui program ini, YBM PLN UIP3B Sulawesi berharap semakin banyak masyarakat yang dapat bangkit secara ekonomi dan menjalani kehidupan yang lebih sejahtera.
Dari usaha kecil yang dijalankan dengan penuh ketekunan, lahir harapan besar untuk masa depan. Semoga usaha Cahaya Hikma terus berkembang dan menjadi cahaya harapan bagi keluarga Pak Safri.
Karena dari langkah kecil yang dijalani dengan kesungguhan, sering kali tumbuh harapan besar bagi kehidupan yang lebih baik.
Editor : Ayurahmi Rais