MANADOPOST.ID—PT Bank Mandiri Area Manado menggelar kegiatan silaturahmi bersama insan media di Kota Manado, Selasa (17/3). Dalam pertemuan tersebut, pihak Bank Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan media sekaligus memastikan kesiapan layanan perbankan bagi masyarakat, khususnya menghadapi periode libur panjang serta momentum Ramadan dan Idul Fitri.
Vice President Area Head Sulawesi Utara dan Gorontalo Rd Darojat Wirabuana mengatakan media memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menyampaikan berbagai informasi layanan perbankan kepada masyarakat.
“Media merupakan mitra strategis bagi kami dan kami sangat senang bisa berpartner. Dari sisi Bank Mandiri, kami ingin memberikan penguatan informasi kepada masyarakat, khususnya terkait berbagai layanan perbankan yang kami sediakan,” ujar Darojat.
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan uang tunai selama masa liburan, meskipun layanan operasional perbankan di kantor cabang akan menyesuaikan dengan jadwal libur.
“Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan uang tunai selama periode liburan ini,” kata pria yang mengaku baru 7 bulan bertugas di Manado ini.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Bank Mandiri telah menyiapkan dana tunai sebesar Rp222,9 miliar yang akan disalurkan melalui jaringan mesin ATM dan Cash Recycle Machine (CRM) selama periode libur panjang 18 hingga 24 Maret.
Di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, Bank Mandiri memiliki total 34 kantor cabang, yang terdiri dari 24 cabang di Sulawesi Utara dan 10 cabang di Gorontalo.
Selain itu, layanan ATM dan CRM juga telah disiapkan untuk memastikan kemudahan transaksi masyarakat. Di Sulawesi Utara terdapat 81 unit mesin yang terdiri dari 27 unit CRM dan 54 unit ATM, sementara di Gorontalo tersedia 27 unit ATM dan CRM.
“Kami yakin jumlah tersebut dapat meng-cover kebutuhan masyarakat. Kalaupun terjadi peningkatan penarikan, kami sudah menyiapkan likuiditas yang cukup,” jelasnya.
Tak hanya melalui layanan fisik, Bank Mandiri juga mengandalkan jaringan Mandiri Agen yang berjumlah sekitar seribu agen di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Keberadaan agen ini menjadi perpanjangan tangan bank dalam memberikan layanan kepada masyarakat, seperti tarik tunai, setor tunai, serta berbagai transaksi perbankan lainnya.
Di sisi lain, Bank Mandiri juga terus memperkuat layanan digital melalui aplikasi Livin’ by Mandiri yang memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi secara mudah dan cepat, mulai dari pembayaran hingga berbagai kebutuhan keuangan lainnya.
“Kami juga memiliki digital branch dengan fasilitas Customer Service Machine (CSM) yang memungkinkan nasabah melakukan sejumlah layanan secara mandiri, termasuk penggantian kartu ATM,” ungkap Darojat.
Untuk saat ini, layanan digital branch tersebut telah tersedia di dua lokasi di Kota Manado, yakni di kawasan Toar dan Manado Town Square (Mantos).
Lebih lanjut, Darojat menambahkan bahwa Bank Mandiri juga terus mendorong penggunaan transaksi non-tunai melalui berbagai instrumen pembayaran digital.
Salah satunya melalui pemasangan perangkat Electronic Data Capture (EDC) serta layanan Livin Merchant yang mendukung pembayaran menggunakan QRIS di berbagai merchant.
Di wilayah Sulawesi Utara sendiri, jumlah merchant yang telah menggunakan layanan Livin Merchant mencapai sekitar 3.270 merchant.
“Fokus kami saat ini adalah mendorong transaksi non-tunai. Karena itu kami terus memperluas penggunaan alat pembayaran digital di berbagai merchant,” ujarnya.
Selain itu, Bank Mandiri juga menghadirkan program loyalitas bagi nasabah melalui Livin Poin, di mana setiap transaksi yang dilakukan nasabah akan menghasilkan poin yang dapat ditukarkan dengan berbagai promo maupun potongan harga saat berbelanja.
“Melalui program ini, nasabah bisa mengumpulkan poin dari transaksi yang dilakukan dan menukarkannya dengan berbagai keuntungan seperti diskon belanja,” pungkasnya. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot