MANADOPOST.ID — Komitmen PT Bank Pembangunan Daerah Sulut Go (BSG) dalam memperkuat literasi keuangan masyarakat ditegaskan lewat keterlibatan aktifnya pada Program Literasi Keuangan "GENCARKAN" (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) yang digelar di Plaza Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara, beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan itu, Direktur Kredit Bank SulutGo Esther Rempengan menuturkan keterlibatan BSG dalam GENCARKAN merupakan bagian dari tanggung jawab bank daerah untuk memastikan pelaku UMKM tidak hanya mendapat akses permodalan, tetapi juga dibekali kemampuan mengelola keuangan dengan baik.
Menurutnya, literasi keuangan yang kuat menjadi fondasi utama agar UMKM naik kelas dan terhindar dari praktik keuangan ilegal yang dapat merugikan usaha.
Program yang mengusung tema "Cerdas Kelola Keuangan & Bangun Kepercayaan Diri Menuju Indonesia Emas 2045" ini merupakan sinergi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama BSG dan BNI Wilayah 11 Suluttenggomlut dalam mewujudkan masyarakat yang melek finansial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Para pelaku UMKM di Minahasa Tenggara hadir sebagai peserta untuk mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan yang efektif serta pemanfaatan produk jasa keuangan.
Para pemateri membekali peserta dengan pengetahuan praktis membangun kepercayaan diri dalam berbisnis melalui pengelolaan kredit yang sehat.
Diketahui, Program GENCARKAN di Minahasa Tenggara menjadi tindak lanjut koordinasi strategis antara OJK dan perbankan agar literasi keuangan menyentuh seluruh lapisan masyarakat hingga ke daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri Pimpinan OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Robert Sianipar, Wakil Bupati Minahasa Tenggara Fredy Tuda, S.E., Sekretaris Daerah David Lalandos, AP MM, dan Regional CEO BNI Kantor Wilayah 11 Didi Suprijanto.
GENCARKAN sendiri merupakan program yang diinisiasi secara masif di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2026 untuk meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan nasional.
Melalui sinergi ini, pelaku UMKM di Minahasa Tenggara diharapkan lebih berdaya saing dan memiliki akses yang lebih luas terhadap permodalan.
Editor : Ayurahmi Rais