MANADOPOST.ID — Sebanyak 394 calon jamaah haji asal Sulawesi Utara tahun 1447 H/2026 M telah diberangkatkan melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado menuju Embarkasi Balikpapan, Sabtu 2 Mei 2026,Sabtu (2/5).
Proses pelepasan dilakukan langsung Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E. di Asrama Haji Transit Manado.
Pemberangkatan menggunakan maskapai Lion Air terbagi dalam dua kelompok terbang atau kloter.
Kloter pertama dengan nomor penerbangan JT 3747 berangkat pukul 06.00 Wita mengangkut 211 jamaah.
Sementara kloter kedua dengan nomor penerbangan JT 3749 berangkat pukul 11.25 Wita membawa 209 jamaah.
Seluruh calon jamaah telah tiba di Bandara Sam Ratulangi sejak pukul 03.00 Wita untuk penerbangan pertama dan pukul 10.00 Wita untuk penerbangan kedua.
Pada penerbangan pertama, 198 calon jamaah berasal dari Kotamobagu 48 orang, Bolaang Mongondow 34 orang, Bolaang Mongondow Timur 12 orang, Bolaang Mongondow Utara 22 orang, Minahasa Utara 10 orang, Minahasa 17 orang, Minahasa Tenggara 18 orang, Minahasa Selatan 6 orang, Bolaang Mongondow Selatan 21 orang, dan Tomohon 3 orang.
Untuk penerbangan kedua, 196 calon jamaah terdiri dari Kepulauan Sangihe 10 orang, Bolaang Mongondow Utara 5 orang, Minahasa Utara 41 orang, Manado 102 orang, dan Bolaang Mongondow 1 orang. Termasuk dalam kloter 6 terdapat 34 jamaah dari Manado 22 orang, Tomohon 7 orang, dan Bitung 5 orang.
Gubernur YSK. dalam sambutannya berpesan agar para jamaah menjaga kesehatan dan perlengkapan selama perjalanan panjang menuju Tanah Suci. "Semoga dilancarkan ibadahnya, sehat sampai tujuan dan kembali dengan selamat. Perjalanan cukup panjang, perlengkapan harus dijaga dengan baik dan fisik kesehatan perlu dijaga," ujarnya saat melepas jamaah.
Dalam kesempatan yang sama, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder bandara, TNI, Polri, serta Balai Kekarantinaan Kesehatan untuk memastikan kelancaran proses pemberangkatan.
" Bandara menyiapkan jalur khusus melalui CIP Lounge untuk alur pergerakan jamaah, penempatan personel Aviation Security, serta pengamanan dari Polsek Bandara. Seluruh jamaah tetap melewati proses pemeriksaan X-Ray sesuai prosedur," tekannya.
Proses keberangkatan telah diatur untuk memudahkan pergerakan saat holding dan memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan nyaman.
Editor : Ayurahmi Rais