MANADOPOST.ID - Hyundai Motor Company dan TVS Motor Company resmi menjalin kolaborasi strategis untuk menggarap pasar kendaraan listrik roda tiga di India melalui penandatanganan Perjanjian Pengembangan Bersama yang diumumkan pada 27 April 2026. Kerja sama ini bertujuan mempercepat pengembangan dan komersialisasi Electric Three-Wheeler (E3W) sebagai solusi mobilitas jarak dekat yang berkelanjutan.
Kemitraan tersebut menandai langkah konkret kedua perusahaan dalam merespons kebutuhan transportasi perkotaan yang efisien dan ramah lingkungan, khususnya di India yang dikenal sebagai pasar kendaraan roda tiga terbesar di dunia. Proyek ini juga menjadi kelanjutan dari keberhasilan presentasi konsep E3W pada Bharat Mobility Global Expo 2025.
Dalam kolaborasi ini, Hyundai akan memimpin aspek desain dengan mengandalkan kekuatan riset dan pengembangan serta pendekatan human-centric design. Sementara itu, TVS Motor berperan dalam pengembangan teknis dengan memanfaatkan platform kendaraan listrik roda tiga yang telah dimilikinya, sekaligus memimpin produksi dan distribusi di pasar domestik India.
Senior Vice President Hyundai, Joongsun Ko, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas kontribusi pada ekosistem transportasi di India. Ia menilai E3W hasil kolaborasi ini akan membuka akses masyarakat terhadap moda transportasi yang lebih aman, terjangkau, dan berkelanjutan.
Dari sisi TVS Motor, Presiden Strategi Grup Sharad Mishra menegaskan bahwa sinergi ini menggabungkan keunggulan masing-masing perusahaan, mulai dari teknologi hingga pemahaman pasar lokal. Ia optimistis produk yang dihasilkan akan menjadi tolok ukur baru dalam kualitas, keandalan, serta pengalaman pelanggan di segmen kendaraan listrik roda tiga.
Secara teknis, kendaraan E3W yang dikembangkan akan dirancang khusus untuk kondisi jalan dan iklim di India. Fitur yang diusung antara lain ground clearance yang dapat disesuaikan, sistem manajemen termal untuk iklim tropis, peningkatan aspek keselamatan, serta desain interior fleksibel untuk kebutuhan penumpang maupun logistik.
Selain itu, kedua perusahaan juga berkomitmen memperkuat ekosistem industri lokal dengan memproduksi komponen utama secara domestik. Strategi ini diharapkan mampu menekan biaya produksi, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan efisiensi rantai pasok dan layanan purnajual.
Perjanjian ini sekaligus menandai transisi dari tahap konsep menuju produksi massal. Sebelum diluncurkan secara komersial, kendaraan akan melalui serangkaian uji coba dan proses sertifikasi untuk memastikan kesesuaian dengan regulasi serta kebutuhan konsumen.
Melalui kolaborasi ini, Hyundai dan TVS Motor menegaskan komitmen mereka dalam mendorong transformasi mobilitas berkelanjutan, tidak hanya di India tetapi juga di pasar global lain yang memiliki karakteristik serupa.(ame)
Editor : Amelia Beatrix