Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Meski Rupiah Keok, Menkeu Purbaya Klaim Ekonomi RI tetap Aman

Ayurahmi Rais • Senin, 18 Mei 2026 | 18:09 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

 


MANADOPOST.ID-  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait masyarakat desa yang tidak menggunakan dolar AS tidak boleh dipahami secara keliru.

Menurut Purbaya, ucapan Presiden disampaikan dalam konteks aktivitas ekonomi masyarakat di pedesaan, khususnya saat membahas koperasi desa, bukan dalam kerangka ekonomi global atau perdagangan internasional.

“Jangan sampai dianggap Presiden tidak memahami persoalan rupiah. Beliau sangat memahami kondisi tersebut. Hanya saja konteks pembicaraannya memang mengenai konsumsi masyarakat desa,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, sebagian besar transaksi masyarakat di desa masih menggunakan rupiah untuk kebutuhan sehari-hari. Karena itu, dampak fluktuasi dolar tidak dirasakan secara langsung oleh mayoritas warga di tingkat akar rumput.

Purbaya juga menanggapi sorotan publik terhadap sikapnya yang tetap terlihat santai di tengah tekanan terhadap rupiah yang sempat menyentuh kisaran Rp17.600 per dolar AS.

Ia mengatakan keyakinannya terhadap fundamental ekonomi nasional menjadi alasan dirinya tetap optimistis. “Kalau saya masih tersenyum berarti ekonomi kita masih baik, rupiah juga tetap terjaga,” katanya.
Pemerintah, lanjut dia, sudah

memperhitungkan berbagai potensi risiko akibat pelemahan mata uang domestik, termasuk dampaknya terhadap impor energi dan sejumlah komoditas strategis lainnya.
Ia menambahkan, perhitungan pemerintah terkait kurs rupiah tidak lagi sepenuhnya mengacu pada asumsi awal dalam APBN. Namun, ia enggan menyebut angka rinci karena khawatir memunculkan spekulasi di publik

Sebelumnya, Prabowo meminta masyarakat tidak terlalu cemas menghadapi pelemahan rupiah saat meresmikan operasional 1.601 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengatakan masyarakat desa pada umumnya tidak melakukan transaksi menggunakan dolar AS sehingga gejolak kurs dinilai tidak terlalu berdampak langsung terhadap kehidupan mereka.

Presiden juga menyebut kelompok yang paling merasakan kenaikan dolar biasanya adalah kalangan yang memiliki aktivitas bisnis internasional atau sering bepergian ke luar negeri.

Meski situasi global masih penuh tekanan, Prabowo menilai kondisi ekonomi Indonesia tetap relatif stabil, terutama dari sisi ketahanan pangan dan energi.

 

Editor : Ayurahmi Rais
#Rupiah Keok #Purbaya Klaim Ekonomi RI Aman #Menkeu Purbaya