MANADOPOST.ID — PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Mamuju terus memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan di wilayah kerja, khususnya dalam menjaga keamanan aset dan keandalan infrastruktur ketenagalistrikan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi bersama Babinsa dan Pemerintah Desa Bambu, penyaluran paket bantuan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, serta dukungan pembangunan jembatan akses menuju tower transmisi di Desa Bambu, Mamuju.
Kegiatan yang dilaksanakan tersebut menjadi bagian dari langkah PLN dalam membangun komunikasi yang lebih dekat dengan aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan masyarakat sekitar aset ketenagalistrikan. Melalui sosialisasi tersebut, PLN menyampaikan pentingnya peran bersama dalam menjaga jaringan transmisi dan fasilitas pendukung lainnya agar tetap aman, tertib, serta terhindar dari aktivitas yang berpotensi mengganggu keandalan pasokan listrik.
Keberadaan jaringan transmisi memiliki peran vital dalam menyalurkan listrik dari pusat pembangkit menuju pusat beban hingga akhirnya dapat dinikmati masyarakat. Karena itu, dukungan Babinsa, pemerintah desa, dan warga sekitar menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi operasional ketenagalistrikan, termasuk dalam mencegah potensi gangguan maupun aktivitas yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat di sekitar aset PLN.
Selain memperkuat koordinasi pengamanan aset, ULTG Mamuju juga menyalurkan paket bantuan dari YBM PLN kepada warga di Desa Bambu. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial PLN kepada masyarakat sekitar aset, sekaligus mempererat hubungan baik antara PLN, pemerintah desa, aparat kewilayahan, dan warga. Melalui kegiatan ini, PLN tidak hanya hadir dalam menjaga keandalan listrik, tetapi juga berupaya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, ULTG Mamuju turut memberikan dukungan terhadap pembangunan jembatan akses menuju lokasi tower transmisi. Jembatan tersebut menjadi fasilitas penting bagi personel pemeliharaan dalam melakukan inspeksi dan perawatan jaringan transmisi secara lebih aman, cepat, dan efisien.
Sebelumnya, akses menuju lokasi tower memiliki tantangan tersendiri karena personel pemeliharaan harus melalui jalur yang kurang memadai, termasuk turun langsung ke sungai untuk mencapai area tower. Dengan adanya jembatan akses tersebut, mobilisasi petugas menjadi lebih mudah, waktu inspeksi dapat lebih efektif, dan risiko keselamatan kerja dapat diminimalkan.
Dukungan pembangunan akses ini juga mencerminkan komitmen PLN dalam mengutamakan aspek keselamatan kerja sekaligus memastikan kegiatan pemeliharaan aset transmisi dapat berjalan optimal. Akses yang lebih baik menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat respons petugas apabila diperlukan penanganan teknis di lapangan.
General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menyampaikan bahwa keandalan sistem kelistrikan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di lapangan.
“Menjaga keandalan listrik membutuhkan dukungan bersama. Sinergi dengan Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat sekitar aset menjadi bagian penting dalam memastikan infrastruktur ketenagalistrikan tetap aman dan andal. PLN juga terus berkomitmen agar keberadaan aset kelistrikan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Fermi.
Fermi menambahkan, dukungan pembangunan akses menuju tower transmisi merupakan salah satu bentuk nyata perhatian PLN terhadap aspek keselamatan kerja dan efektivitas pemeliharaan. Menurutnya, akses yang baik akan membantu personel dalam melakukan inspeksi secara berkala, terutama pada aset-aset transmisi yang berada di wilayah dengan medan menantang.
Sementara itu, Kepala Desa Bambu, Hartono, menyampaikan apresiasi atas perhatian PLN kepada masyarakat dan dukungan terhadap pembangunan akses menuju tower transmisi. Ia menilai kehadiran PLN tidak hanya penting dalam menjaga keandalan listrik, tetapi juga turut memberikan manfaat bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah aset.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan PLN kepada masyarakat Desa Bambu. Semoga kerja sama ini terus terjalin dengan baik, baik dalam menjaga keamanan aset ketenagalistrikan maupun dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi warga,” ujar Hartono.
Melalui kegiatan ini, PLN UIP3B Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan listrik yang andal melalui penguatan kolaborasi lintas pihak. Sinergi antara PLN, aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan layanan kelistrikan sekaligus mendorong manfaat sosial di sekitar wilayah operasional PLN.
Editor : Ayurahmi Rais