MANADOPOST.ID - KIA Indonesia kembali memperkuat komitmennya dalam menghadirkan ownership experience yang menyeluruh bagi konsumen di Indonesia melalui penguatan layanan purna jual atau aftersales. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya perhatian pelanggan terhadap kenyamanan penggunaan kendaraan, efisiensi biaya kepemilikan, hingga kepastian layanan jangka panjang, terutama untuk kendaraan elektrifikasi.
Dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (24/5/2026), Vice President Operations Kia Sales Indonesia, Harry Yanto, menegaskan bahwa layanan aftersales menjadi bagian penting dari janji Kia kepada konsumennya.
“Aftersales adalah bagian dari janji Kia kepada konsumen. Kami ingin memastikan setiap pelanggan merasakan kepastian dan kenyamanan, bukan hanya saat membeli mobil, tetapi sepanjang masa kepemilikan,” ujar Harry Yanto.
Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, Kia menghadirkan program Kia Total Care untuk pengguna Kia Carens dan Kia Sonet. Program ini menawarkan gratis biaya jasa perawatan berkala hingga empat tahun, serta garansi kendaraan hingga tujuh tahun atau 200.000 kilometer. Kehadiran program tersebut memberikan keuntungan bagi pelanggan karena dapat menekan biaya perawatan sekaligus menghadirkan rasa tenang selama masa kepemilikan kendaraan.
Tidak hanya itu, Kia juga memperluas dukungan layanan purna jual melalui program garansi kendaraan lainnya. Untuk pengguna Kia Carnival dan Kia EV9 GT-Line, Kia memberikan garansi kendaraan hingga lima tahun atau 150.000 kilometer. Sementara seluruh unit Kia di Indonesia juga mendapatkan garansi suku cadang hingga 12 bulan atau 20.000 kilometer.
Penguatan layanan aftersales ini turut menjadi strategi Kia dalam mendukung perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Kia menghadirkan garansi baterai hingga delapan tahun atau 160.000 kilometer untuk lini kendaraan listrik dan hybrid seperti Kia EV9 serta varian hybrid dari Kia Carnival. Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa aman konsumen dalam beralih ke kendaraan ramah lingkungan sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap ekosistem EV nasional.
Kia menilai bahwa layanan purna jual tidak lagi sekadar servis berkala, melainkan bagian dari pengalaman kepemilikan kendaraan secara menyeluruh. Dengan dukungan teknologi, jaringan layanan, serta program garansi yang kompetitif, Kia ingin memastikan konsumen memperoleh pengalaman berkendara yang nyaman, praktis, dan sesuai standar global.
“Aftersales bukan hanya soal servis berkala, tetapi bagaimana Kia terus mendampingi konsumen sepanjang masa kepemilikan kendaraan. Kami ingin memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman penggunaan yang nyaman, praktis, dan didukung layanan yang konsisten sesuai standar global Kia,” tutup Harry Yanto.
Program Kia Total Care dan seluruh layanan purna jual tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Kia dalam memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia, khususnya di segmen kendaraan modern dan elektrifikasi.(ame)
Editor : Amelia Beatrix